Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tekan Laka, Satlantas Polres Pasuruan Bidik Pelanggar Lalu Lintas

Muhamad Busthomi • Rabu, 4 Februari 2026 | 09:25 WIB
PEMERIKSAAN: Petugas gabungan Satlantas Polres Pasuruan dan Dishub saat melakukan operasi terhadap salah satu bus. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan kendaraan yang dijalankan, sesuai ketentuan.
PEMERIKSAAN: Petugas gabungan Satlantas Polres Pasuruan dan Dishub saat melakukan operasi terhadap salah satu bus. Langkah ini dilakukan, untuk memastikan kendaraan yang dijalankan, sesuai ketentuan.

BANGIL, Radar Bromo - Jalan raya di wilayah hukum Polres Pasuruan bakal diawasi ekstra ketat selama dua pekan ke depan.

Mulai Senin (2/2), kepolisian resmi menabuh genderang Operasi Keselamatan Semeru 2026.

Sasarannya jelas: menekan angka kecelakaan (laka) yang masih menghantui jalur-jalur tengkorak di Kabupaten Pasuruan.

Operasi ini berlangsung hingga 15 Februari mendatang. Kapolres Pasuruan AKBP Harto Agung Cahyono menegaskan, operasi ini merupakan respons atas evaluasi tahun 2025 yang mencatat angka laka lantas masih cukup tinggi dengan fatalitas yang mengkhawatirkan.

"Kami pastikan sinergitas lintas sektoral berjalan solid," tegas AKBP Harto Agung Cahyono.

Ada tiga jurus yang disiapkan korps baju cokelat tersebut. Yakni preemtif melalui edukasi, preventif lewat patroli, serta represif bagi pelanggar kelas berat.

Tak hanya menyasar pengendara pribadi, petugas juga bakal menyatroni terminal dan pool bus untuk melakukan ramp check atau uji kelayakan teknis kendaraan serta tes urine bagi pengemudi.

Langkah tegas bakal diambil bagi pelanggar yang berpotensi memicu kecelakaan fatal.

Mulai dari kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL), aksi melawan arus, pengendara tanpa helm SNI, hingga knalpot brong yang bising.

Penindakan pun didukung penuh oleh sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).

"Utamakan keselamatan masyarakat di atas segalanya. Jadikan tertib berlalu lintas sebagai kebutuhan pokok, bukan beban," imbuh perwira dengan dua melati di pundak tersebut.

Operasi ini sekaligus menjadi "pemanasan" bagi aparat sebelum menghadapi arus mudik dalam Operasi Ketupat Semeru 2026 mendatang.

Dengan pengetatan di awal tahun, diharapkan disiplin pengguna jalan meningkat dan angka kematian di aspal bisa ditekan seminimal mungkin. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#satlantas #laka #razia #operasi keselamatan semeru #polres pasuruan