BANGIL, Radar Bromo- Setelah 16 tahun absen, Persekabpas Academy kembali mencatatkan prestasi di level nasional. Kali ini, pabrik pemain jebolan tim berjuluk Laskar Sakera, itu dipanggil untuk ikut seleksi Tim Nasional Indonesia.
Ada empat pemain akademi tersebut dipanggil mengikuti seleksi Tim Nasional Indonesia U-14 dan U-16. Pemanggilan ini menjadi sinyal kebangkitan pembinaan sepak bola usia dini di Kabupaten Pasuruan. Mereka adalah Kama Diwan Fickar Pratama, Muzakky Bagas Feriyanto, Muhammad Alvaro Reifansyah, dan Muhammad Mahardika El Rafif.
Pemanggilan ini merupakan yang pertama bagi Persekabpas dalam kurun waktu 16 tahun terakhir. Sekaligus menjadi capaian penting bagi akademi yang tengah fokus membangun regenerasi pemain.
CEO Persekabpas Academy Gaung Andaka mengatakan, pemanggilan ini menjadi bukti bahwa sistem pembinaan yang dijalankan Persekabpas Academy mulai menunjukkan hasil dan mendapat perhatian dari pusat. “Ini bukti bahwa pembinaan sepak bola di Kabupaten Pasuruan berjalan teratur dan terarah. Setelah 16 tahun, akhirnya pemain Persekabpas Academy kembali dipantau dan dipanggil timnas kelompok umur,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Persekabpas Academy memang diarahkan menjadi wadah regenerasi pemain berbakat lokal. Baik untuk memperkuat tim utama maupun mencetak pemain profesional.
Menurutnya, capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen pembinaan. Mulai dari pelatih, manajemen, hingga dukungan orang tua pemain. “Kami berharap keempat pemain ini bisa memanfaatkan kesempatan seleksi dengan maksimal,” doanya.
Manajemen Persekabpas juga berharap pemanggilan tersebut menjadi motivasi bagi pemain-pemain muda lain di Kabupaten Pasuruan untuk terus berlatih dan berprestasi. (tom/rud)
EMPAT PEMAIN DIPANGGIL TIMNAS
- Kama Diwan Fickar Pratama
- Muzakky Bagas Feriyanto
- Muhammad Alvaro Reifansyah
- Muhammad Mahardika El Rafif