PANDAAN, Radar Bromo - Rehabilitasi para pengguna narkotika masih gencar dilakukan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BBNK) Pasuruan.
Di tahun ini pengguna narkoba yang direhab BNNK tercatat ada 215 orang. Jumlahnya meningkay jika dibandingkan tahun 2024 yang mencatat ada 105 orang.
"Rehabilitasi pengguna narkotika ada peningkatan sepanjang 2025, dua kali lipat dibandingkan dengan 2024 lalu," kata kepala BNNK Pasuruan Masduki.
Sepanjang 2025, ratusan pengguna narkotika yang direhabilitasi berjenis kelamin laki-laki 205 orang dan sisanya perempuan 10 orang.
Asalnya dari tiga daerah. Dari Kabupaten Pasuruan 189 orang, Kota Pasuruan 13 orang dan Kabupaten Probolinggo 13 orang.
"Yang direhabilitasi paling banyak pengguna narkotika jenis sabu-sabu (SS) sebanyak 205 orang, sisanya ganja hanya 10 orang. Untuk usianya kisaran 16-59 tahun," terangnya.
Di tahun 2026, BNNK Pasuruan sudah merencanakan bersama Pemkab Pasuruan melalui dinas pemuda dan olahraga (dispora) dan dinas kesehatan (dinkes) membentuk relawan pemulihan satu desa satu relawan pemulihan.
"Bertugas merehab penyalahguna atau pecandu yang ada di desanya masing-masing. Sehingga lebih banyak terjangkau, dalam hal pemulihan dari ketergantungan narkotika," jelasnya.
Di tahap awal tahun ini, Masduki melanjutkan, dispora dan dinkes masing-masing direncanakan akan melatih relawan di 40 desa.
"Sehingga tahun ini akan ada 80 desa dari 365 desa yang mempunyai relawan pemulihan," ungkapnya. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid