Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ajukan Rp 2,5 Miliar untuk Sebar CCTV Tambahan di Kabupaten Pasuruan

Muhamad Busthomi • Minggu, 16 November 2025 | 17:30 WIB
PANTAU: Petugas Dishub Kabupaten Pasuruan saat memantau CCTV di Pasuruan Transport Center. Tahun depan, Dishub mengusulkan untuk menambah sebaran CCTV.
PANTAU: Petugas Dishub Kabupaten Pasuruan saat memantau CCTV di Pasuruan Transport Center. Tahun depan, Dishub mengusulkan untuk menambah sebaran CCTV.

BANGIL, Radar Bromo – Pemerintah Kabupaten Pasuruan bersiap memperluas jaringan kamera pengawas di sejumlah titik strategis.

Dinas Perhubungan (Dishub) mengajukan pengadaan CCTV baru untuk 40 titik sekaligus pada tahun anggaran 2026.

Total kebutuhan dana yang masuk dalam usulan APBD, mencapai Rp 2,5 miliar.

Kepala Dishub Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo, menjelaskan bahwa anggaran tersebut tidak hanya untuk pemasangan unit baru, tetapi juga perawatan kamera yang sudah beroperasi.

“Pengadaan sekaligus perawatan jaringan lama kami ajukan bersamaan. Banyak perangkat yang sudah perlu pemeliharaan,” ujarnya.

Tahun 2025, jaringan akan kembali diperkuat. Tiga titik tambahan sudah masuk dalam rencana pemasangan, yakni Nusa Dua Gempol, Simpang Tiga Pier, dan Exit Tol Purwodadi.

Jika seluruh rencana berjalan, total persimpangan yang terawasi kamera akan menjadi 30 titik.

Digdo mengatakan, perluasan CCTV menjadi kebutuhan mendesak seiring peningkatan volume kendaraan.

Terutama pada jalur utama menuju kawasan industri dan akses tol. Menurutnya, kamera membantu memantau kepadatan, meningkatkan keselamatan, dan mendukung penindakan pelanggaran lalu lintas.

Dukungan datang dari Komisi III DPRD Kabupaten Pasuruan. Ketua Komisi III, Yusuf Daniyal, menilai rencana itu relevan dengan kondisi terkini lalu lintas daerah.

“Arus kendaraan makin padat. Sistem pemantauan perlu diperkuat,” katanya.

Namun, ia mengingatkan pentingnya pemerataan titik pemasangan. Mengingat, wilayah selatan dan pesisir timur, juga membutuhkan pemantauan serupa.

“Jangan hanya fokus di jalur industri. Wilayah lain juga punya kerawanan masing-masing,” tegasnya.

Ia juga meminta Dishub memastikan kualitas jaringan dan daya tahan perangkat agar investasi tidak sia-sia.

“Jangan sampai pasang banyak, tapi banyak yang mati karena kurang perawatan,” sampainya. (tom/one)

Editor : Fahreza Nuraga
#pantau #Sebar #jaringan #cctv #anggaran #dishub