Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Diterjang Angin Kencang, BPBD Kabupaten Pasuruan Asesmen Rumah Warga Kedungringin Beji Pasuruan yang Rusak

Muhamad Busthomi • Kamis, 13 November 2025 | 23:55 WIB
ASESMEN: Rumah Nafik di Dusun Balongrejo, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, yang terdmapak bencana angin kencang Minggu (9/11) lalu. Pihak BPBD Kabupaten Pasuruan memastikan, sudah melakukan asesmen.
ASESMEN: Rumah Nafik di Dusun Balongrejo, Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, yang terdmapak bencana angin kencang Minggu (9/11) lalu. Pihak BPBD Kabupaten Pasuruan memastikan, sudah melakukan asesmen.

BANGIL, Radar Bromo - Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan langsung bergerak cepat melakukan asesmen pascakejadian rumah roboh akibat angin kencang di Desa Kedungringin, Kecamatan Beji, Minggu (9/11).

Peristiwa itu dipicu cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah barat Kabupaten Pasuruan.

Rumah milik Nafik, di Dusun Balongrejo, mengalami kerusakan parah di bagian atap.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Saat atap rumah ambruk, Nafik langsung rumah menyelamatkan diri.

Rumah itu sendiri selama ini dihuni empat orang dengan anak, menantu dan cucu Nafik.

Tim BPBD bersama warga dan relawan langsung melakukan pembersihan puing-puing serta mengevakuasi perabot rumah tangga yang masih bisa diselamatkan.

“Kami sudah lakukan asesmen awal untuk menentukan tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak bagi keluarga terdampak,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi.

Menurut Sugeng, hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan beban atap rumah meningkat, apalagi kondisi rangka kayu yang sudah rapuh. Kombinasi keduanya membuat struktur rumah tidak kuat menahan terpaan angin.

“Kemungkinan besar kayu penyangga sudah lapuk, ditambah tekanan angin yang cukup kuat. Saat hujan deras, beban atap makin berat dan akhirnya ambruk,” jelasnya.

BPBD memastikan keluarga Nafik kini sudah menerima bantuan darurat, di antaranya terpal untuk penutup sementara dan paket bahan pokok.

Tim juga terus melakukan pendataan agar bisa diusulkan bantuan perbaikan rumah melalui mekanisme pemerintah daerah.

“Tidak ada korban jiwa, tapi kami tetap minta warga waspada jika hujan deras disertai angin kencang terjadi lagi,” tambah Sugeng. (tom/one)

Editor : Fahreza Nuraga
#rumah #roboh #warga #bencana #ambruk #angin kencang #asesmen