Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mandi Gerojokan usai Mengamen, Arek Candi Sidoarjo Ditemukan Meninggal di Sungai Kedunglarangan Bangil

Rizal Syatori • Selasa, 21 Oktober 2025 | 01:10 WIB

 

EVAKUASI: Petugas saat hendak mengevakuasi jenazah korban.
EVAKUASI: Petugas saat hendak mengevakuasi jenazah korban.

BANGIL, Radar Bromo-Warga Gempeng, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan Senin siang (20/10) geger.

Itu setelah warga setempat menemukan sosok mayat di sungai Kedunglarangan.

Mayat itu ditemukan di sungai sekitar pukul 13.45. Warga pun lantas melaporkan temuan itu ke pihak kepolisian.

Tak berselang lama, petugas mendatangi lokasi sungai Kedunglarangan.

Tim inafis dan pihak PMI juga ikut datang. Usai diidentifikasi, diketahui jenazah tersebut yakni Mochammad Fuad Al Wafa, 28, asal Dusun Krajan, Desa/ Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo.

“Dari pemeriksaan terhadap korban, tidak ditemukan tanda kekerasan maupun luka bekas benda tumpul,” jelas Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno.

Dari keterangan sejumlah saksi, korban siang itu diketahui sempat mengamen di perkampungan dekat sungai.

“Dari keterangan saksi Sandi Yudha, sebelum kejadian korban dan dirinya sempat ngamen di sekitar perkampungan dekat sungai,” beber Joko.

Saat mandi di sungai itulah, diduga korban terpeleset. “Dikarenakan arus deras, korban terpleset dan tenggelam di sebelah utara gerojokan sungai kedunglarangan. Kemudian korban/ jenazah tersebut ditemukan warga dalam keadaan sudah meninggal dunia,” bebernya. (zal/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#mayat #gempeng #pasuruan #sungai kedunglarangan #bangil