BANGIL, Radar Bromo - Perbaikan dan pemeliharaan jalan masih menjadi fokus Pemkab Pasuruan di tahun ini.
Agar pengendara tetap nyaman melintasi jalan, di tahun ini Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) juga digelontorkan untuk pemeliharaan rutin jalan dan rekonstruksi jalan.
Dinas Bina Marga Bina Konstruksi setempat menyiapkan total anggaran cukup besar. Nilainya sekitar Rp 80 miliar dari DBHCHT.
Angka ini merupakan usulan tahun sebelumnya. Lokasi jalan yang akan dibenahi sudah disurvei dan kini tinggal realisasinya saja.
"Tahun sekarang untuk pemeliharaan berkala jalan, sebanyak 32 ruas. Terdiri dari tiga Penunjukan Langsung (PL), 10 tender atau lelang dan sisanya mini kompetisi," jelas Plt kepala Dinas Bina Marga Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Sarinah Roestif saat didampingi PPTK pemeliharaan berkala jalan Lutfi Ikhwanto.
Adapun untuk lokasinya 32 ruas yang ditangani, berada di sejumlah kecamatan di Kabupaten Pasuruan.
Antara lain di Prigen, Rembang, Beji, Purwosari, Gempol dan Winongan. Kemudian Grati, Lekok, Pandaan, Sukorejo dan Kraton.
Diantaranya seperti ruas jalan Bangil - Wonokerto, Dayurejo - Talunongko, Glanggang - Kedungboto, Sukodermo - Kayoman, Tunggulwulung - Sebani, Ngadimulyo - Gunting, dan lain-lain. Kemudian untuk rencana penanganannya juga beragam, berupa rigid atau cor, hotmix, serta paving.
"Beberapa kegiatan fisik penanganan atau realisasinya sudah mulai pekan depan. Targetnya tuntas sebelum akhir tahun," tegasnya. (zal/fun)
Editor : Abdul Wahid