BANGIL, Radar Bromo - Suasana di Rutan Kelas IIB Bangil mendadak riuh, Kamis (16/10) pagi.
Sejumlah petugas berseragam lengkap menyisir setiap sudut kamar hunian warga binaan.
Lemari, lipatan pakaian, hingga ventilasi kamar tak luput dari pemeriksaan.
Semua dilakukan dalam sidak gabungan untuk memastikan lingkungan rutan benar-benar bersih dari benda terlarang dan penyalahgunaan narkoba.
Petugas menggeledah blok hunian satu per satu. Setelah itu, dilanjutkan tes urine acak terhadap lima warga binaan.
“Hasilnya nihil. Tidak ditemukan benda mencurigakan maupun pelanggaran tata tertib. Semua hasil tes urine juga negatif,” tegas Nugroho Adjie Wibowo, kepala Pengamanan Rutan Bangil.
Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi rutinitas wajib di Rutan Bangil sebagai bentuk deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan penyalahgunaan narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan.
“Kami ingin memastikan lingkungan rutan tetap steril, aman, dan kondusif. Ini bagian dari komitmen kami dalam menjaga integritas sistem pembinaan,” imbuhnya.
Selain razia blok hunian, tim kesehatan turut memberikan edukasi kepada warga binaan soal bahaya narkoba dan pentingnya menjaga pola hidup sehat selama menjalani masa pembinaan.
“Ini sekaligus pembinaan mental. Kami ingin setiap warga binaan menyadari pentingnya lingkungan yang bersih dan bebas narkoba,” ujar Nugroho.
Evaluasi berkala juga terus dilakukan untuk menutup celah penyelundupan maupun pelanggaran disiplin.
Dengan langkah ini, pihak Rutan Bangil berharap seluruh proses pembinaan berjalan optimal dalam suasana tertib dan aman. (tom/one)
Editor : Fahreza Nuraga