BANGIL, Radar Bromo - Tim manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 8 Surabaya menyisir lintasan rel, sinyal, hingga fasilitas pelayanan di Stasiun Bangil, Kabupaten Pasuruan.
Langkah itu jadi bagian dari upaya menjaga keselamatan, keandalan, dan kualitas layanan perjalanan kereta api.
Executive Vice President (EVP) Daop 8 Surabaya Wisnu Pramudyo memimpin langsung kegiatan inspeksi tersebut.
Ia meninjau sejumlah titik penting seperti jalur rel, sistem persinyalan, emplasemen stasiun, ruang PPKA, serta fasilitas pelayanan pelanggan.
Setiap aspek diperiksa secara detail untuk memastikan standar keselamatan dan pelayanan terpenuhi.
“Pengecekan lintas ini merupakan langkah preventif agar seluruh unsur operasional di wilayah Daop 8, termasuk Stasiun Bangil, selalu dalam kondisi prima. Keselamatan dan pelayanan prima adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam transportasi kereta api,” ujar Wisnu.
Usai pemeriksaan lapangan, tim KAI menggelar rapat evaluasi guna membahas hasil temuan serta menyusun rencana tindak lanjut.
Hasilnya, lintas Bangil dinyatakan aman dan siap operasi untuk layanan kereta jarak jauh maupun Commuter Line.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menegaskan pengecekan lintas bukan sekadar agenda seremonial.
Ia menyebut, kegiatan itu jadi bukti nyata komitmen KAI menjaga keselamatan dan kualitas layanan.
“Kami pastikan seluruh jalur dan fasilitas beroperasi sesuai standar dengan mengutamakan safety, reliability, dan service excellence. Kami ingin setiap pelanggan merasa aman dan nyaman dalam setiap perjalanan,” tegasnya. (tom/one)
Editor : Fahreza Nuraga