BANGIL, Radar Bromo-Dua proyek vital jalan nasional di Kabupaten Pasuruan menunjukkan progres signifikan.
Jembatan Cangkringmalang I di Kecamatan Beji yang sempat rusak kini sudah teratasi. Sementara itu, pelebaran jalan di sisi timur Alun-Alun Bangil hingga Jembatan Kedunglarangan memasuki tahap finishing.
Dua titik tersebut sebelumnya dikenal rawan. Jembatan Cangkringmalang yang ada di jalur Gempol–Bangil kerap dikeluhkan karena strukturnya rusak parah.
Sementara ruas jalan depan Alun-Alun Bangil menjadi langganan macet lantaran terjadi penyempitan atau bottleneck.
Kini, keduanya berangsur normal. Jalur lancar, kendaraan berat tidak lagi tersendat, dan masyarakat bisa melintas dengan lebih aman. Perbaikan Jembatan Cangkringmalang tinggal menyisakan markah jalan.
PPK 3.4 BBPJN Jatim–Bali, Sentot Wijayanto, menjelaskan jembatan lama memang sudah tidak layak.
“Kondisinya mengalami kerusakan struktur yang cukup parah. Kalau dibiarkan, membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Penggantian dilakukan dengan memasang box culvert precast sebagai struktur utama. Tak hanya itu, jalan pendekat (oprit) juga dibenahi agar transisi dari jalan ke jembatan mulus dan tidak menimbulkan benturan.
“Sekarang pengguna jalan bisa lebih tenang karena jembatan sudah kuat dan aman,” tambahnya.
Sementara itu, proyek pelebaran jalan dari timur Alun-Alun Bangil hingga Jembatan Kedunglarangan sudah menuntaskan pemasangan u-ditch sepanjang 260 meter. Saat ini, pengerjaan masuk tahap finishing berupa pengaspalan.
Ruas sepanjang 420 meter yang awalnya hanya 4,5 meter kini sudah bertambah lebar 70 sentimeter di sisi utara. Dengan pelebaran ini, titik penyempitan yang sering menimbulkan antrean kendaraan panjang kini sudah terurai.
Sentot menambahkan, pengaspalan dilakukan pada malam hari agar tidak mengganggu arus lalu lintas siang hari.
Baca juga: Opsi Pelebaran Jalan Ibu Kota Bangil, Bisa Pakai Skema Pembebasan Lahan
“Karena jalur ini bagian dari pantura dan dilalui kendaraan besar setiap hari, pekerjaan kami maksimalkan malam hari. Jadi masyarakat tetap bisa melintas dengan lancar,” jelasnya.
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menyambut positif rampungnya dua pekerjaan infrastruktur ini.
Ia menilai, masyarakat akhirnya bisa merasakan manfaat langsung setelah sekian lama terganggu kerusakan jembatan dan kemacetan di pusat kota Bangil.
“Terima kasih kepada BBPJN yang sudah menuntaskan dua persoalan besar di wilayah kami. Sekarang infrastruktur lebih aman dan lalu lintas lebih lancar untuk masyarakat Pasuruan,” kata Rusdi.
Ia juga mengakui sempat terjadi miskomunikasi antara warga dengan pelaksana proyek Jembatan Cangkringmalang.
Namun, persoalan itu sudah dimediasi oleh Pemkab Pasuruan sehingga tidak sampai mengganggu progres pekerjaan.
“Alhamdulillah semua bisa berjalan sesuai rencana, dan hasilnya bisa dinikmati masyarakat,” tegasnya. (tom/fun)
Editor : Fandi Armanto