REMBANG, Radar Bromo- Hari sudah sore. Jumat (22/8) sekitar pukul 15.00, Um pamit mandi ke sungai pada orang tuanya. Tak disangka, itu adalah hari terakhir bocah 7 tahun tersebut bertemu orang tuanya.
Um ditemukan meninggal di sungai yang ada di depan rumahnya. Yaitu di RT 3/RW 4, Dusun Bunut Selatan, Desa Pejangkungan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan.
Diduga dia terpeleset dan tenggelam saat akan mandi di sungai itu.
Kapolsek Rembang AKP Mulyono menjelaskan, saat itu korban sendirian mandi di sungai. Dia memang biasa mandi di sana. Namun, biasanya bersama teman-temannya.
Sekitar setengah jam setelah korban pamit, Khusnul, 26 sang ibu mencari bocah itu. Dia memanggil nama korban dari rumahnya. Namun, tak ada jawaban.
Merasa curiga, Khusnul segera menuju ke sungai. Dan alangkah kagetnya dia.
Di pinggiran sungai, Khusnul melihat korban dalam keadaan mengambang tak bernyawa. Dia pun menjerit minta tolong.
“Tidak ada kecurigaan sebelumnya. Sebab, korban memang biasa mandi di sana,” terang Kapolsek.
Warga yang mendengar jeritan Khusnul, langsung berdatangan. Sementara perangkat desa menghubungi Polsek Rembang.
“Piket Polsek Rembang langsung menuju tempat kejadian setelah dapat laporan,” sampainya.
Dari hasil olah TKP dan sesuai pemeriksaan luar, tidak ditemukan tanda tanda kekerasan atau luka pada tubuh korban.
Sehingga, kuat diduga korban terpleset dan jatuh ke sungai. Korban pun tenggelam, karena tidak bisa berenang.
Jenazah korban lantas dievakusi petugas Piket Polsek Rembang, keluarga, dan warga sekitar. Jasadnya langsung dibawa ke rumah duka. Sebab, keluarga menolak otopsi pada jasad korban. Termasuk menolak segala tindakan hukum.
“Keluarga korban membuat Surat Pernyataan Penolakan otopsi serta menerima secara iklas kematian korban,” jelasnya. (zen/hn)
Editor : Muhammad Fahmi