BANGIL, Radar Bromo - Alun-Alun Bangil bakal berubah total. Tak hanya jadi ruang terbuka untuk upacara atau warga nongkrong sore.
Kawasan ini akan disulap menjadi wisata terintegrasi yang modern dan lebih tertata.
Tahun ini, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan sudah menyiapkan Detail Engineering Design (DED) dengan anggaran Rp 902 juta dari APBD.
Kepala DLH Kabupaten Pasuruan, Nur Kholis, mengatakan tahun ini memang baru tahap perencanaan.
“DED ini semacam gambaran lengkapnya. Jadi nanti pembangunan fisik tahun depan bisa langsung jalan, tidak ada yang terlewat,” jelasnya.
Perencanaan itu, lanjut Kholis, mencakup banyak hal. Mulai dari tata taman, jalur pedestrian yang ramah pejalan kaki, hingga area kegiatan masyarakat.
Kabel listrik dan lampu yang selama ini tampak semrawut juga akan ditata ulang supaya lebih rapi.
“Kami ingin alun-alun punya wajah baru yang lebih representatif. Bukan sekadar tempat kumpul biasa, tapi benar-benar jadi ikon pusat kabupaten,” tegasnya.
Saat ini, kondisi Alun-Alun Bangil memang relatif sederhana. Belum ada daya tarik lebih.
Tak heran, banyak warga kerap membandingkannya dengan alun-alun di kota tetangga yang lebih hidup.
“Harapannya nanti setelah dibangun, alun-alun bisa jadi kebanggaan warga, tempat olahraga, rekreasi, bahkan bisa memicu ekonomi karena jadi magnet wisata,” tambah Kholis. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin