BANGIL, Radar Bromo–Kemacetan di pusat Kota Bangil, ibu kota Kabupaten Pasuruan, sebentar lagi tinggal kenangan. Bertahun-tahun diwacanakan, akhirnya Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali mulai mengerjakan proyek pelebaran Jalan Untung Suropati.
Pelebaran dilakukan tepat dari depan Alun-Alun Bangil, hingga Jembatan Kedunglarangan. Titik yang menjadi salah satu pusat kemacetan di Bangil.
Ruas jalan yang tengah digarap ini memiliki panjang sekitar 420 meter. Lebar eksisting 4,5 meter akan ditambah 70 sentimeter di sisi utara.
Langkah ini dilakukan untuk mengurai kemacetan yang kerap terjadi akibat penyempitan jalan (bottleneck).
“Bottleneck di sini sering jadi biang kemacetan. Apalagi jalur ini bagian dari Pantura, dilintasi kendaraan besar setiap hari,” ujar Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 BBPJN Jatim–Bali Sentot Wijayanto, Jumat (8/8).
Sebelum pelebaran dilakukan, pemangkasan pohon-pohon di bahu jalan sudah dilakukan sekitar sepekan terakhir.
Setelah itu, kontraktor akan melanjutkan pemasangan u-ditch sepanjang 260 meter. Pemasangan dilakukan mulai titik bottleneck hingga tepi Sungai Kedunglarangan.
Sentot menambahkan, pelebaran ini merupakan bagian dari satu paket pekerjaan yang juga mencakup dua titik lain.
Yakni, ruas jalan di depan Kantor Pemkab Pasuruan hingga RSUD Bangil. Serta, perbaikan jalan di Bundaran Apollo Gempol.
“Tiga titik ini dikerjakan paralel. Lokasinya memang terpisah, tapi masuk dalam satu paket pengerjaan,” jelasnya. (tom/hn)
Editor : Muhammad Fahmi