Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Hendak Mancing, Purnawirawan TNI Meninggal di Tambak Bangil Pasuruan

Muhamad Busthomi • Jumat, 8 Agustus 2025 | 02:17 WIB

 

 

IDENTIFIKASI: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan jenazah purnawirawan TNI di tambak, Kalianyar, Bangil, Kabupaten Pasuruan.
IDENTIFIKASI: Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP penemuan jenazah purnawirawan TNI di tambak, Kalianyar, Bangil, Kabupaten Pasuruan.

BANGIL, Radar Bromo – Seorang pria lanjut usia (lansia) ditemukan meninggal dunia di area tambak, Lingkungan/ Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Kamis (7/8) pagi.

Korban diketahui bernama Sugeng, 64, warga Dusun Nganglang, Desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang. Ia merupakan purnawirawan TNI.

Kapolsek Bangil Kompol Slamet Prayitno membenarkan penemuan jenazah purnawirawan TNI tersebut.

"Korban diketahui hendak memancing di tambak dan mengalami sesak napas setelah sempat terjatuh ke sungai," ujarnya.

Menurut Slamet, korban datang sendirian dari rumahnya di Rembang dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul bernopol N 6227 BZ.

Setibanya di lokasi, korban sempat terjatuh ke sungai kecil yang melintasi area tambak.

“Namun, sempat dibantu dua petani yang kebetulan memang dekat dengan TKP,” imbuhnya.

Setelah berhasil naik ke daratan, kondisi korban memburuk. Ia mendadak mengalami sesak napas.

“Dua saksi sudah mencoba menolong, namun korban akhirnya meninggal di lokasi. Diduga akibat sakit jantung yang dideritanya kambuh,” ungkapnya.

Petugas dari Polsek Bangil bersama Tim Inafis Polres Pasuruan dan tenaga medis RSUD Bangil langsung mendatangi lokasi.

Hasil pemeriksaan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau dugaan tindak pidana. "Kematian murni karena faktor medis," tegas Slamet.

Pihak keluarga, lanjutnya, juga menolak dilakukan visum maupun otopsi.

Istri korban, Tri Kustini, menyampaikan bahwa almarhum memang memiliki riwayat penyakit jantung dan sedang dalam kondisi kurang sehat saat meninggalkan rumah.

"Kami sudah mintai keterangan saksi-saksi dan melengkapi administrasi penyelidikan. Surat penolakan otopsi juga telah dibuat oleh keluarga korban," jelas Kompol Slamet. (tom/one)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#purnawirawan tni #pasuruan #jenazah #meninggal #tambak #bangil