BANGIL, Radar Bromo-Memasuki musim kemarau, sejumlah desa di Kabupaten Pasuruan kerap terjadi kekeringan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai meningkatkan pengawasannya dan bersiap mengirim air bersih. Terlebih di puncak kemarau yang diprediksi akan terjadi bulan depan.
Saat ini saja, sudah ada beberapa desa yang mulai dikirim air bersih. Sementara ini ada dua desa di Kecamatan Lumbang. Dua desa itu adalah Pancur dan Bulukandang dilaporkan.
Warga di sana mulai mengalami krisis air bersih. Sumber-sumber mata air di sana, meski belum sepenuhnya mati, namun debitnya terus menyusut.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Sugeng Hariyadi, mengakui kondisi darurat ini.
"Kalau dikatakan tidak ada air ya masih ada, cuma mulai mengering di beberapa sumber air dan melapor ke kami," kata Sugeng.
Begitu laporan masuk, BPBD tak buang waktu. Tim langsung terjun ke lokasi untuk memastikan kebenaran informasi.
Hasilnya? Sumber mata air di kedua desa itu memang terbukti mengalami penurunan debit yang signifikan.
Hal ini, menurut Sugeng, lumrah terjadi karena sumber-sumber tersebut sangat bergantung pada datangnya musim hujan.
"Karena memang sudah tidak hujan lagi selama awal bulan Juli ini, makanya beberapa sumber air di sana ikut mengering juga," terangnya.
Sebagai tindak lanjut, BPBD tidak akan tinggal diam. Sugeng menyebut, pihaknya masih akan terus melakukan assesment alias pemetaan hingga akhir bulan ini. Prediksinya, bulan Agustus akan menjadi puncak kemarau, dan saat itulah "bantuan cair" atau pengiriman air bersih besar-besaran akan dimulai.
"Kalau sekarang masih kami assesment terus sampai akhir bulan. Karena biasanya di bulan Agustus itu puncaknya kemarau, jadi kami mulai mendropping air bersih ke semua wilayah terdampak kekeringan," tegasnya.
Untuk sementara waktu, Sugeng mengimbau warga terdampak kekeringan untuk lebih bijak dalam memanfaatkan sisa ketersediaan air bersih.
"Lebih bijak untuk menggunakan air bersih sesuai prioritas dan urgensitas kebutuhan sehari-harinya," imbaunya.
Dewa di Kabupaten Pasuruan Rawan Krisis Air di Musim Kemarau
Lumbang Cukur Guling, Karangjati, Karangasem, Watulumbung, Lumbang Lekok Balunganyar, Pasinan, Semedusari, Wates
Winongan Jeladri, Kedungrejo dan Sumberrejo
Pasrepan Sibon, Petung, Klakah, Tambakrejo, Mangguan, Ngantungan. Gempol Bulusari
Sumber: BPBD for Jawa Pos Radar Bromo
(tom/fun)
Editor : Abdul Wahid