Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Perlu Seriusi Wadah Anak Muda untuk Berekspresi, Begini Kritikan Legislatif Kabupaten Pasuruan

Muhamad Busthomi • Kamis, 26 Juni 2025 | 20:05 WIB
IKON: Alun-Alun Bangil yang merupakan ikon ibu kota Kabupaten Pasuruan di Bangil. Tempat setempat, menyediakan sarana bagi kalangan muda untuk berekspresi.
IKON: Alun-Alun Bangil yang merupakan ikon ibu kota Kabupaten Pasuruan di Bangil. Tempat setempat, menyediakan sarana bagi kalangan muda untuk berekspresi.

BANGIL, Radar Bromo - Potensi besar generasi muda Kabupaten Pasuruan terancam terkekang minimnya fasilitas umum dan ruang berekspresi positif.

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Golkar, Gaung Andaka, mendesak pemerintah daerah untuk lebih serius memperhatikan kebutuhan vital ini.

Pasalnya, tanpa wadah yang memadai, energi anak muda bisa terbuang sia-sia bahkan menjurus ke hal negatif.

Gaung menilai, minimnya fasilitas umum menjadi salah satu biang kerok pemuda kurang memiliki ruang berekspresi secara positif.

“Saya berharap pemerintah benar-benar memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif untuk pemuda,” ungkap Gaung.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya cukup menyediakan ruang saja. Lebih dari itu, pemerintah juga harus merangkul komunitas-komunitas yang sudah ada.

Dengan arahan yang tepat, pemuda bisa diarahkan ke aktivitas yang membangun, seperti olahraga, kepemudaan, dan wirausaha.

“Anak-anak muda ini sebenarnya punya potensi besar, hanya saja mereka butuh wadah dan bimbingan,” tegasnya.

Legislator Golkar itu menyoroti, banyaknya waktu luang tanpa kegiatan produktif dapat mendorong perilaku menyimpang yang merugikan diri sendiri dan lingkungan.

Gaung juga menyinggung fakta bahwa sarana dan prasarana khusus untuk pemuda di Kabupaten Pasuruan masih sangat kurang.

Saat ini, fasilitas umum yang layak hanya Alun-Alun Bangil dengan amphiteater. Tapi itu pun jarang digunakan.

Ia menyarankan, agar ke depan Pemkab membangun lebih banyak taman bermain, ruang kreatif, hingga sentra pelatihan kewirausahaan.

Menurutnya, hal tersebut bisa mendorong munculnya pemuda-pemuda kreatif yang mandiri secara ekonomi.

“Kami di dewan akan terus mendorong agar alokasi anggaran untuk kepemudaan bisa ditingkatkan,” akunya.

Bupati Pasuruan, HM Rusdi Sutejo, memberikan angin segar terkait perhatian terhadap generasi muda.

Dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan menghadirkan Pasuruan Creative Center (PCC).

Menurut Bupati, PCC menjadi salah satu program sekaligus wadah pengembangan kreativitas anak muda agar terarah dan punya nilai kesibukan yang positif.

“Melalui PCC, Pemkab Pasuruan ingin menyediakan ruang berkegiatan positif bagi generasi muda. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi jangka panjang,” tegas Bupati. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#fasilitas umum #ruang ekspresi #pemkab pasuruan #wadah pemuda #anak muda