Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pendidikan Tak Kenal Tempat, Tujuh Napi Ikuti Kesetaraan Ijazah di Rutan Bangil

Muhamad Busthomi • Rabu, 18 Juni 2025 | 20:25 WIB
SERIUS: Warga Binaan Rutan Bangil saat mengerjaan ujian semester. Meski dalam tahanan, bukan berarti mereka tak bisa memperoleh hak pendidikan.
SERIUS: Warga Binaan Rutan Bangil saat mengerjaan ujian semester. Meski dalam tahanan, bukan berarti mereka tak bisa memperoleh hak pendidikan.

BANGIL, Radar Bromo - Semangat menimba ilmu tak mengenal batas ruang dan waktu.

Sebanyak tujuh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rutan Kelas IIB Bangil, menunjukkan dedikasi luar biasa dengan mengikuti ujian semester yang diselenggarakan oleh Pusat Kegiatan Belajar Mengajar (PKBM) Candradimuka.

Ujian ini berlangsung di ruang pembinaan Rutan Bangil, kemarin (17/6). Tujuh WBP yang mengikuti ujian ini, terbagi menjadi tiga peserta.

Mulai dari Paket B (setara SMP) dan empat peserta dari Paket C (setara SMA).

Kasubsi Pelayanan Tahanan, Imron Rosyadi, mengatakan, ujian ini menjadi bagian penting dalam program pembinaan pendidikan yang dijalankan di Rutan Bangil.

Tujuannya adalah, mengevaluasi hasil belajar para WBP selama satu semester terakhir. Sekaligus sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan akses pendidikan formal bagi mereka.

“Pendidikan adalah hak yang harus dijunjung tinggi. Termasuk bagi mereka yang tengah menjalani hukuman,” kata Imron.

Menurutnya, dengan memiliki kesetaraan pendidikan, warga binaan diharapkan bisa memiliki masa depan yang lebih baik. Terutama setelah selesainya menjalani masa pemidanaan.

“Mereka boleh salah jalan, tapi itu sudah berlalu. Maka masa depan mereka juga tetap harus diutamakan,” bebernya.

Pihaknya juga terus mendata warga binaan, yang mungkin tak tamat dalam menempuh pendidikan wajib sebelum masuk jeruji besi. Sehingga, mereka bisa termotivasi untuk bisa mengikuti program serupa.

“Yang terpenting, ini tidak hanya memberikan bekal ijazah bagi para warga binaan. Tetapi juga menumbuhkan semangat dan keterampilan yang akan sangat berguna, saat mereka kembali ke tengah masyarakat,” tukas Imron. (tom/one)

Editor : Jawanto Arifin
#ujian semester #kejar paket #warga binaan #rutan bangil #pendidikan #rutan