BANGIL, Radar Bromo - Sebanyak 632 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjalani program Mobile Voluntary Counseling and Testing (VCT), sebuah bentuk skrining HIV.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan akibat kondisi kesehatan warga binaan.
Kepala Rutan Bangil, Yanuar Rinaldi, menegaskan bahwa kesehatan bagi warga binaan bukan hal main-main.
Termasuk dengan deteksi dini berbagai potensi gangguan kesehatan yang mungkin mereka alami.
Yanuar berharap, melalui skrining dapat menjadi dasar penanganan dan pencegahan dini penyebaran HIV di lingkungan Rutan Bangil.
“Ini adalah langkah proaktif demi menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih sehat dan aman,” bebernya.
Kegiatan Mobile VCT ini sekaligus menjadi wujud nyata sinergi antara instansi pemasyarakatan dan pemerintah daerah.
Kolaborasi ini bertujuan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tidak hanya sehat dan aman, tetapi juga manusiawi.
“Dengan adanya pemeriksaan rutin seperti Mobile VCT ini, deteksi dini terhadap penyakit menular diharapkan dapat dilakukan secara lebih efektif,” katanya.
Program Mobile VCT di Rutan Bangil ini merupakan bagian dari program kesehatan pemasyarakatan yang berkelanjutan, yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek keamanan. Tetapi juga pembinaan fisik dan mental WBP secara menyeluruh.
“Diharapkan para WBP dapat kembali ke masyarakat dalam kondisi yang lebih baik dan sehat,” sampainya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin