Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Api Bakar Gudang Cold Storage Pabrik Pengeloaan Udang di Beji, Pemiliknya Merugi Segini

Rizal Syatori • Senin, 2 Juni 2025 | 03:16 WIB

 

PEMBASAHAN: Personel damkar melakukan upaya pemadaman kebakaran gudang cold storage di PT Winaros Kawula Bahari, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.
PEMBASAHAN: Personel damkar melakukan upaya pemadaman kebakaran gudang cold storage di PT Winaros Kawula Bahari, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

BEJI, Radar Bromo – Kasus kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Pasuruan, Minggu (1/6) pagi.

Kali ini api membakar  pabrik pengolahan udang PT. Winaros Kawula Bahari, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji. Kebakaran membuat pabrik merugi miliaran rupiah.

Informasinya, insiden terjadi sekitar pukul 06.30. Sebelum kebakaran melalap gudang gudang pembekuan udang di pabrik tersebut, karyawan sedang beraktivitas karena pagi itu memang ada proses produksi.

Tiba-tiba api membakar salah satu gudang. Mengetahui adanya kebakaran, tak lama berselang empat unit damkar tiba di lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman.

Masing-masing tiga unit dari Pemkab Pasuruan dan satu unit dari Pemkot Pasuruan.

Besarnya api membuat personel damkar harus sabar. Proses pemadaman berikut pembasahannya, selesai atau tuntas siang harinya sekitar pukul 13.30. Dilanjut dengan olah TKP oleh Tim Inafis dari Polres Pasuruan.

“Korbannya nihil, kerugian didapati sekitar Rp 1 miliar dalam kejadian kebakaran ini,” beber Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Adimas Firmansyah.

Kasatreskrim menuturkan, dari keterangan saksi kemungkinan titik awal api dari korsleting di bagian EVAP-nya. “Yang terletak di ruangan cold storage nomer lima,” katanya.

Apa penyebab pastinya kebakaran ini? Kepolisian belum bisa memastikan. Sebab kini dalam proses lidik.

Begitu juga saat ditanya, apa ada rencana datangkan labfor ke TKP. Kata Adimas, polisi perlu melihat perkembangan.

Terpisah, supervisor HRD dari PT Winaros Kawula Bahari Doni Kurniawan dihubungi koran ini via telepon mengatakan, pagi itu saat kejadian, ada kegiatan proses produksi di pabrik.

“Proses produksi akhirnya mandek total, dan semua karyawan yang masuk dievakuasi keluar,” jelasnya.

Kasus kebakaran di PT. Winaros Kawula Bahari, lanjut  Doni, selama ini tidak pernah terjadi. “Ini pertama kalinya,” ucap Doni sapaan akrabnya.

Pascakebakaran hingga beberapa hari kedepan, untuk proses produksinya berhenti sementara. (zal/fun)

           

Editor : Abdul Wahid
#kebakaran #pabrik terbakar #PT Winaros Kawula Bahari