PRIGEN, Radar Bromo–Rombongan pegawai Kecamatan Prigen dan sejumlah pemerintah desa (pemdes) di wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan yang alami kecelakaan di Salatiga, Jawa Tengah, kini sudah pulang.
Termasuk sebagian besar korban yang alami luka-luka usai bus pariwisata yang mereka tumpangi hilang kendali di jalanan menurun Jalan Lingkar Salatiga (JLS).
Sebanyak tiga korban luka sudah dirujuk ke RSUD Bangil. Mereka mendapat perawatan intensif di RS pelat merah itu.
Usai bus rombongan pariwisata itu mengalami kecelakaan tunggal Sabtu pagi (31/5), malam harinya Plt Camat Prigen bersama ketua AKD Prigen dan dua orang kades serta satu lurah, berangkat ke RSUD Kota Salatiga.
Rombongan Plt Camat melihat sekaligus menjenguk para korban yang alami luka-luka.
Rombongan yang berangkat ini, juga membawa empat mobil ambulans desa.
Masing-masing ambulans dari Desa Watuagung, Dayurejo, Bulukandang dan Gambiran.
Ikut juga dalam rombongan itu, yakni tenaga kesehatan dari Puskesmas Bulukandang dan Prigen.
Sesampainya di RSUD Kota Salatiga, tiga korban luka-luka terdiri dari satu orang laki-laki dan dua orang perempuan lantas dijemput.
Ketiga korban luka itu dirujuk ke RSUD Bangil. Mereka dipindahkan dengan mobil ambulans yang dibawa dari Pasuruan.
“Tiga orang korban yang dirujuk ke RSUD Bangil, sudah dapat penanganan. Dua penumpang lainnya mengalami luka-luka ringan dan rawat jalan,” beber Plt Camat Prigen Akhmad Budiono.
Dua korban lainnya, masing-masing satu orang dirujuk ke RS Ortopedi Kartasura yakni Sekcam Prigen yang purna tugas.
Satu orang lainnya dibawah keluarga ke RSUD Sukoharjo imbuhnya.
Usai kecelakaan tersebut, Plt Camat mengintruksikan kepada semua peserta yang ikut wisata agar kembali ke Pasuruan. Dan tidak boleh melanjutkan ke wisata lain.
“Ikut bersama saya ke Salatiga Kades Dayurejo sekaligus ketua AKD, Kades Watuagung dan Lurah Ledug. Termasuk ada nakes dari Puskesmas Prigen dan Bulukandang, serta ambulan dari empat desa,” tuturnya.
Budiono mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, yang ikut membantu evakuasi para korban. Baik yang ikut terlibat langsung maupun tidak langsung tandasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, agenda wisata rombongan kecamatan Prigen dan kades beserta sekdes di wilayah Prigen, Kabupaten Pasuruan berujung tragedi.
Itu setelah bus yang mereka tumpangi alami kecelakan di Jalan Lingkar Salatiga (JLS), Jawa Tengah.
Bus pariwisata membawa 36 penumpang asal Prigen itu mengalami rem blong saat menurun di jalan Salib Putih, Sabtu pagi (31/5).
Sebanyak 14 orang dilarikan ke RSUD akibat alami luka-luka. Sementara mayoritas penumpang mengalami shock akibat kecelakaan tersebut.
Bus tanpa kendali menerobos jalan lingkar, melompat pembatas jalan dan masuk ke kebun hingga 100 meter dari jalan raya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi