Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Si Jago Merah Ngamuk di Bangil Pasuruan, Gudang Kerupuk-Rumah di Belakang Bangkodir Hangus, Pemicunya Tak Disangka

Muhamad Busthomi • Sabtu, 31 Mei 2025 | 01:45 WIB

  

MEMBARA: Kebarakan rumah yang terjadi di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, tepatnya belakang Bangkodir. Kebakaran itu memicu kerugian hingga kisaran Rp 250 juta.
MEMBARA: Kebarakan rumah yang terjadi di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil, tepatnya belakang Bangkodir. Kebakaran itu memicu kerugian hingga kisaran Rp 250 juta.

BANGIL, Radar Bromo – Kebakaran terjadi di permukiman padat penduduk, Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil. Sebuah gudang kerupuk dan rumah warga hangus terbakar.

Kejadian tersebut berlangsung Kamis (29/5) malam. Api diduga berasal dari gudang kerupuk milik Dewi Prihatin.

Dengan cepat, si jago merah menjalar dan melahap habis rumah Mudhofar yang kebetulan sedang kosong karena ditinggal kondangan.

Diduga kuat, sumber api berasal dari tungku kerupuk yang setiap hari dipakai untuk proses produksi.

Situasi menjadi genting karena di dalam gudang banyak tersimpan bahan-bahan yang sangat mudah terbakar.

Seperti minyak goreng dan kayu. Kombinasi ini membuat kobaran api langsung membesar dengan cepat dan sulit dikendalikan.

“Kemungkinan dari tungku oven kerupuk, soalnya api asalnya dari gudang dan merembet ke rumah warga di sampingnya,” ucap Sugito, salah satu warga setempat.

Kobaran api yang sangat besar, membuat warga panik. Lebih-lebih karena permukiman di lokasi kejadian sangat padat penduduk, dengan akses jalan yang sempit.

Ini jelas menyulitkan pergerakan mobil pemadam kebakaran (damkar) untuk masuk dan bermanuver.

“Dua damkar sudah turun, tapi kehabisan air, sedangkan api terus membesar,” tambah Sugito.

Mobil damkar yang harus bolak-balik mengisi ulang air, membutuhkan waktu yang cukup lama.

Jarak menuju sumber air yang tidak terlalu dekat, menjadi kendala tersendiri, membuat petugas pemadam kebakaran harus berjuang ekstra keras melawan amukan si jago merah.

Kasi Damkar Satpol PP Kabupaten Pasuruan Bachtiar Hendrasyoko mengakui kendala utama yang dihadapi pasukannya adalah jalan sempit dan sumber air yang jauh.

Meski demikian, personel damkar tak gentar. Laporan kebakaran diterima pukul 18.12 dan tim langsung bergerak menuju lokasi.

Tiba di tempat kejadian, petugas langsung melakukan pemadaman dan pembasahan di titik-titik api yang membahayakan.

“Pemadaman dan pembasahan berhasil dilakukan setelah berjibaku selama sekitar 3 jam,” kata Bachtiar.

Petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menaklukkan si jago merah.

Tidak ada korban jiwa dalam penanganan ini. Hanya saja, musibah ini meninggalkan kerugian material yang tidak sedikit. Total kerugian diperkirakan mencapai Rp 250 juta.

“Sementara itu, aset yang berhasil diselamatkan dari amukan api hanya sekitar Rp 20 juta,” ungkapnya. (tom/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#pasuruan #terbakar #bangkodir #bangil