BANGIL, Radar Bromo– Sebuah bengkel sepeda motor di Kelurahan Kolursari, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, ludes terbakar. Api menghabiskan seisi bengkel itu Rabu (28/5) malam.
Kebakaran itu terjadi sekitar pukul 22.30. Api berkobar begitu besar, membuat seluruh isi bengkel tidak ada yang bisa diselamatkan.
Pemilik pun ditaksir mengalami kerugian sekitar Rp 40 juta.
Saat kebakaran terjadi, bengkel sudah tutup. Pemilik bengkel, M. Munir, 29, warga Kelurahan Pogar, Bangil, sudah pulang ke rumahnya.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang pengendara yang melintas di sekitar lokasi di RT 05/RW 01 Kelurahan Kolursari. Saat itu, api diketahui sudah membesar.
Warga tersebut langsung memberitahu warga lainnya. Warga yang mengetahui bengkel terbakar, segera berlarian untuk memadamkan api dengan alat seadanya.
Namun, upaya pemadaman itu sulit dilakukan. Sebab, di dalam bengkel ada banyak cairan oli dan bahan lain yang mudah terbakar.
Saat api bertemu dengan oli, kobaran langsung membesar dengan cepat. Seolah "mengamuk" dan mengeluarkan asap pekat yang membumbung tinggi.
Bahkan, beberapa kali terdengar ledakan dari bengkel yang terbakar.
Situasi ini sempat membuat warga panik, khawatir api merembet ke bangunan lain di sekitar bengkel. Maklum, tempat itu merupakan permukiman yang cukup ramai.
Satu jam kemudian, dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) tiba di lokasi. Petugas Damkar Kabupaten Pasuruan yang datang langsung memadamkan api yang saat itu sudah melahap hampir seluruh isi bengkel.
Dibutuhkan waktu sekitar satu jam bagi petugas untuk menjinakkan api yang sudah membesar. Dan sekitar pukul 23.30, api akhirnya berhasil dipadamkan seluruhnya.
Kapolsek Bangil Kompol Akhmad Sukiyanto menyatakan, pihaknya langsung datang ke lokasi setelah mendapat laporan terjadi kebakaran.
"Kami sudah menghimpun keterangan dari para saksi di lokasi kejadian," ujar Sukiyanto.
Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan intensif untuk mencari tahu penyebab kebakaran tersebut.
Apakah karena korsleting listrik, kelalaian, atau hal lainnya. Semuanya masih didalami petugas.
"Kami masih lakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran, " katanya. (tom/hn)
Editor : Muhammad Fahmi