Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Vario Hantam PCX di Glanggang Beji Pasuruan, Satu Tewas-Dua Terluka, Ini Penyebabnya

Muhamad Busthomi • Selasa, 20 Mei 2025 | 02:36 WIB

 

 

BARANG BUKTI: Dua motor korban saat diamankan Satlantas Polres Pasuruan.
BARANG BUKTI: Dua motor korban saat diamankan Satlantas Polres Pasuruan.

BEJI, Radar Bromo – Jalan raya jurusan Bangil-Glanggang menelan korban jiwa. Insiden kecelakaan tragis terjadi di simpang tiga, timur Indomaret Glanggang, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, Minggu (18/5) malam, sekitar pukul 21.30 WIB.

Benturan keras antara sepeda motor Honda Vario bernopol N 2173 TCV dengan Honda PCX bernopol N 2832 TEZ merenggut nyawa seorang pemuda dan menyebabkan dua lainnya luka-luka.

Informasi yang dihimpun, insiden nahas ini bermula ketika sepeda motor Honda PCX yang dikendarai Moch. Farkhan Prasetyo, 19, pemuda asal Desa Tambakan, Kecamatan Bangil, melaju dari arah barat.

Sesampainya di lokasi kejadian, Farkhan menghentikan kendaraannya di tengah jalan untuk berbelok ke arah selatan.

Nahas tak dapat dihindari. Dari arah berlawanan, timur, meluncur dengan kecepatan tinggi sepeda motor Honda Vario yang dikendarai Muhammad Fajar Mubarok, 19, warga Desa Manaruwi, Kecamatan Bangil.

Tragisnya, motor Vario tersebut melaju tanpa lampu penerangan. Akibat jarak yang terlalu dekat, tabrakan keras tak terhindarkan, menghantam bagian belakang samping kanan motor PCX yang sedang berhenti.

Benturan hebat itu menyebabkan tiga pemuda yang berboncengan di atas motor Vario terpelanting.

Salah satunya, Chamdi Efendi, 25, yang juga berasal dari Manaruwi.

Ia mengalami luka parah di kepala, telinga mengeluarkan darah, dan akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSUD Raci Bangil.

Sementara dua rekannya, Muhammad Fajar Mubarok, mengalami luka memar di tangan, robek di pelipis, lecet di lutut, dan memar di bibir.

Serta, Muhammad Sofil Fuadi, 15, mengalami luka memar di tangan. Keduanya kini dirawat di rumah sakit yang sama.

Adapun, Moch. Farkhan Prasetyo, pengemudi PCX, hanya mengalami luka lecet di kaki kanan dan diperbolehkan pulang.

Kasi Humas Polres Pasuruan Iptu Joko Suseno mengatakan, analisis sementara kepolisian menduga kuat kecelakaan ini disebabkan oleh kelalaian pengemudi Vario, Muhammad Fajar Mubarok, yang diduga kurang konsentrasi, tidak hati-hati, dan tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas.

“Terlebih dengan kondisi lampu motor yang tidak menyala saat melaju dengan kecepatan tinggi. Dugaan awal mengarah pada kelalaian pengendara Vario yang melaju dengan kecepatan tinggi tanpa menyalakan lampu,” katanya. (tom/one)

Editor : Muhammad Fahmi
#Beji #PCX #vario #bangil