BANGIL, Radar Bromo - Penerbitan KTP-el yang sempat terhambat akibat ludesnya persediaan blangko bakal teratasi.
Pemkab Pasuruan memastikan blangko sudah tersedia mulai pekan depan.
Dalam sepekan terakhir, pelayanan krusial ini memang tersendat.
Menipisnya persediaan blangko menjelang libur panjang Lebaran lalu, sementara suplai dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) belum tiba, membuat loket pelayanan KTP-el diwarnai kekecewaan pemohon.
Selama blangko fisik belum tersedia, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Pasuruan tetap berupaya memberikan solusi alternatif.
Warga yang mengurus KTP-el untuk sementara waktu hanya akan menerima lembaran biodata penduduk.
Dokumen sementara ini memuat informasi esensial seperti nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, kewarganegaraan, serta identitas diri lainnya.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Pasuruan, Tectona Jati, mengakui bahwa permintaan pencetakan KTP-el di wilayahnya tergolong tinggi.
"Dalam sehari, kami bisa menghabiskan 300 hingga 400 keping blangko untuk mencetak identitas kependudukan warga," ujarnya.
Kabar baiknya, angin segar kini berembus dari Kemendagri. "Kami sudah mengajukan 20 ribu keping blangko ke Kemendagri, dan permohonan tersebut telah disetujui," kata Tecto-sapaannya.
Tecto memperkirakan, dengan asumsi rata-rata pencetakan tidak melebihi 500 keping per hari, persediaan blangko yang baru tiba ini dapat memenuhi kebutuhan pelayanan selama kurang lebih dua bulan ke depan. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin