BANGIL, Radar Bromo - Jumlah truk sampah yang dimiliki Pemkab Pasuruan memang belum ideal.
Butuh enam unit tambahan, untuk menunjang layanan pengangkutan sampah di Kabupaten Pasuruan.
Sayangnya, hal itu belum bisa diwujudkan. Anggaran yang terbatas, menjadi penyebabnya.
“Butuh tambahan enam unit truk pengangkut sampah untuk bisa optimal dalam pengangkutan sampah,” kata Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Taufikhul Ghony.
Ghony-sapaannya menjelaskan, total truk sampah yang dimiliki saat ini, baru 25 unit.
Padahal, cakupan yang harus dijangkau, cukup luas. Sehingga, butuh penambahan truk sampah baru.
Hanya saja, hal itu belum bisa diwujudkan. Pihaknya, baru menyediakan anggaran untuk pemeliharaan. Agar truk-truk yang ada, bisa bekerja maksimal.
“Truk pengangkut sampah ini, kan setiap harinya beroperasi. Karena itu, perlu dirawat dengan baik, agar bisa optimal saat dioperasikan,” beber dia.
Biaya untuk perawatan truk sampah ini, tidaklah murah. Butuh setidaknya Rp 500 juta untuk bisa ideal.
Sayangnya, anggaran yang tersedia hanya Rp 75 juta dalam setahunnya. “Memang belum ideal. Tapi, kami maksimalkan anggaran yang tersedia,” jelasnya. (zal/one)
Editor : Jawanto Arifin