REMBANG, Radar Bromo–Sudah berulang kali mencuri dan berhasil, membuat warga Sungi Wetan, Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan ini bolak-balik melakukan aksinya.
Namun, sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga. Bahrul Ulum, 41, akhirnya kepergok warga setelah mencuri di sebuah rumah, Jumat (7/2) dini hari.
Kejadian itu bermula ketika tersangka Bahrul Ulum masuk ke rumah Aminullah, 33, sekitar pukul 01.45.
Dia masuk lewat pintu belakang dengan cara membuka kunci kayu. Lantas tersangka menuju dapur dan mengambil sebuah tabung gas elpiji 3 kg.
Setelah itu, ia masuk ke kamar korban dan mengambil handphone Vivo Y15s. Baru kemudian, ia keluar dari rumah korban.
Saat itulah, seorang warga memergoki tersangka dan langsung berteriak maling. Sejumlah warga yang mendengar teriakan tersebut langsung keluar rumah dan mengejar tersangka.
Tak butuh waktu lama, tersangka tertangkap. Dia langsung dihajar dan menjadi bulan-bulanan warga yang geram.
Dia lantas diamankan petugas Unit Reskrim Polsek Rembang yang sedang berpatroli. Saat itu, petugas segera menuju lokasi setelah mendapat laporan dari warga.
Baca Juga: Terduga Pencuri Dimassa di Kejapanan Gempol, Polisi Mendalami, Tak Ada Laporan Pencurian
Begitu sampai di lokasi, polisi mendapat tersangka sudah babak belur dihajar warga. Dia pun dibawa ke Mapolsek Rembang.
Saat diinterogasi polisi, tersangka mengakui perbuatannya. Tak hanya itu, ia juga mengakui telah melakukan serangkaian aksi pencurian di Desa Siyar dan sekitarnya.
Setidaknya, ada empat pencurian yang ia lakukan dalam kurun enam bulan terakhir. Dan semuanya berhasil dilakukannya.
"Kami masih mendalami pengakuan tersangka. Kami yakin tersangka memang sudah sering melakukan pencurian," ujar Kapolsek Rembang AKP Mulyono.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan barang bukti berupa handphone Vivo Y15s warna wave green dan tabung gas elpiji 3 kg.
Saat ini, tersangka ditahan di Polsek Rembang untuk proses hukum lebih lanjut. (tom/hn)
Editor : Muhammad Fahmi