BANGIL, Radar Bromo – Seorang remaja asal Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, MKA, 16, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia memilih untuk bunuh diri setelah permintaan uang kepada ibunya tak dituruti.
Kejadian tersebut berlangsung Senin (3/2) petang. Ketika itu, korban yang berstatus tak bersekolah imbas mengalami keterbelakangan mental ini, berada di rumah sendirian.
Ibunya sedang ke pasar. Sementara kakaknya, sedang bekerja.
Saat sang ibu pulang, hal mengejutkan ditemukan. Korban didapati sudah menggelantung dengan leher terikat sehelai kain.
Sontak, ibu korban histeris. Hingga kemudian, mengundang warga berdatangan.
“Kami kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Bangil Kompol Akhmad Sukiyanto.
Dari situlah diketahui, kalau korban diduga bunuh diri. Sebelum korban bunuh diri, ia sempat meminta uang kepada ibunya. Untuk memperbaiki rumah mereka.
“Tapi, karena ibunya tak memiliki uang, akhirnya permintaan tersebut tak dikabulkan,” sambung dia.
Ia menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan visum ataupun otopsi pada jasad korban. Mereka menerima kematian korban dan menganggapnya sebagai musibah. (zal/one)
Editor : Muhammad Fahmi