Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ditinggal ke Pasar, Remaja di Bangil Pasuruan Gantung Diri, Sempat Ajukan Permintaan Ini ke Ibu

Rizal Syatori • Rabu, 5 Februari 2025 | 02:13 WIB

 

Ilustrasi gantung diri
Ilustrasi gantung diri

BANGIL, Radar Bromo – Seorang remaja asal Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, MKA, 16, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri. Ia memilih untuk bunuh diri setelah permintaan uang kepada ibunya tak dituruti.

Kejadian tersebut berlangsung Senin (3/2) petang. Ketika itu, korban yang berstatus tak bersekolah imbas mengalami keterbelakangan mental ini, berada di rumah sendirian.

Ibunya sedang ke pasar. Sementara kakaknya, sedang bekerja.

Saat sang ibu pulang, hal mengejutkan ditemukan. Korban didapati sudah menggelantung dengan leher terikat sehelai kain.

Sontak, ibu korban histeris. Hingga kemudian, mengundang warga berdatangan.

“Kami kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan,” jelas Kapolsek Bangil Kompol Akhmad Sukiyanto.

Dari situlah diketahui, kalau korban diduga bunuh diri. Sebelum korban bunuh diri, ia sempat meminta uang kepada ibunya. Untuk memperbaiki rumah mereka.

“Tapi, karena ibunya tak memiliki uang, akhirnya permintaan tersebut tak dikabulkan,” sambung dia.

Ia menambahkan, pihak keluarga menolak dilakukan visum ataupun otopsi pada jasad korban. Mereka menerima kematian korban dan menganggapnya sebagai musibah. (zal/one)

 

 

 

Editor : Muhammad Fahmi
#bunuh diri #pasuruan #gantung diri #bangil