BANGIL, Radar Bromo - Arus lalu lintas diruas jalan nasional jurusan Surabaya - Banyuwangi, masuk pertigaan PIER, Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jumat sore (17/1) agak terhambat.
Kendaraan yang melintas dari arah Banyuwangi ke Surabaya dan sebaliknya, harus mengurangi kecepatannya.
Ini lantaran adanya genangan air di simpang tiga PIER, Desa Raci, Kecamatan Bangil.
Karena jalan disimpang tiga tersebut tergenang air, petugas lalu lintas melakukan pengaturan di lokasi.
Motor dan kendaraan lainnya yang melintas diarahkan mengarah ke lajur kanan. Sebab, di lajur kiri dan bahu jalan, genangan airnya lebih tinggi.
"Jalannya di simpang tiga ini tergenang air sejak pukul 17.00 sore, bersamaan hujan di wilayah Bangil dan sekitarnya," kata Bripka Choirul, anggota Turjawali Satlantas Polres Pasuruan saat melakukan pengaturan arus lalin di simpang tiga Raci bersama anggota lainnya.
Choirul mengatakan, ketinggian air yang menggenangi jalan di simpang tiga ini di bawah lutut, atau sekitar 20-30 sentimeter.
Kondisi itu membuat beberapa motor alami mogok. Sebab, mesinnya kemasukan air saat melewati genangan air disimpang tiga tersebut.
"Genangan airnya dari luberan sawah dan saluran air yang ada. Kemudian mengarah ke jalan, menjadi genangan," jelas Choirul.
Meskipun jalannya tergenang air, disimpang tiga tersebut. Tetap bisa dilalui kendaraan baik dari arah Surabaya ke Banyuwangi dan sebaliknya.
Saat berita ini ditulis, genangan air itu mulai surut. "Genangan airnya di simpang tiga ini mulai surut bersamaan hujan reda, sekitar pukul 18.30-an malam," terangnya. (zal/mie)
Editor : Muhammad Fahmi