Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Mayoritas Pekerja di Kabupaten Pasuruan Tamatan SD, Perlu Perhatikan Kualitas Tenaga Kerja

Muhamad Busthomi • Senin, 6 Januari 2025 | 13:00 WIB
Photo
Photo

BANGIL, Radar Bromo- Pasar kerja di Kabupaten Pasuruan menunjukkan tren menarik. Ada peningkatan signifikan terhadap tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) pada Agustus 2024. Namun, kualitas tenaga kerja dan distribusi lapangan pekerjaan perlu perhatian.

“Peningkatan TPAK menunjukkan adanya semangat yang tinggi dari masyarakat untuk aktif bekerja,” ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Pasuruan Arif Joko Sutejo.

Namun, ia mengingatkan bahwa kualitas tenaga kerja juga perlu menjadi perhatian serius. Dari data BPS menunjukkan, bahwa sebagian besar penduduk bekerja di Kabupaten Pasuruan memiliki pendidikan terakhir di bawah tingkat sekolah menengah atas (SMA).

Dari survei yang dipotret pada Agustus 2024, penduduk bekerja di Kabupaten Pasuruan masih didominasi penduduk yang berpendidikan sekolah dasar (SD) ke bawah. Yakni, sebanyak 51,60 persen dari total penduduk bekerja.

Sementara itu, penduduk yang berpendidikan sekolah menengah pertama (SMP) menempati posisi kedua. Ada 17,07 persen.

“Ini mengindikasikan bahwa masih banyak pekerja yang memiliki keterampilan yang terbatas,” kata Joko.

Meski demikian, ada tren positif. Jumlah penduduk bekerja yang berpendidikan SMP dan perguruan tinggi mengalami peningkatan.

“Ada peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan,” ujarnya.

Dari sisi lapangan pekerjaan, sektor jasa menjadi sektor yang paling banyak menyerap tenaga kerja. Hal ini menunjukkan pergeseran struktur ekonomi yang semakin mengarah ke sektor jasa. Yaitu, 40,97 persen. Diikuti sektor manufaktur yang menyerap sebanyak 33,89 persen tenaga kerja.

Sisanya, diserap oleh sektor pertanian dengan porsi terkecil yaitu sebesar 25,13 persen tenaga kerja.

“Peningkatan permintaan akan jasa, seperti pariwisata dan perdagangan, menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan sektor jasa,” jelas Joko.

Ada pun penduduk usia kerja Kabupaten Pasuruan pada 2024 sebanyak 1.299,39 ribu orang. Sebagian besar penduduk usia kerja merupakan angkatan kerja, sebanyak 978,58 ribu orang (75,31 persen), sedangkan 320,81 ribu orang lainnya bukan angkatan kerja.

Komposisi angkatan kerja pada Agustus 2024, terdiri atas 929,47 ribu orang yang bekerja dan 49,11 ribu orang yang menganggur. Pada Agustus 2024, TPAK Kabupaten Pasuruan sebesar 75,31 persen. Naik 4,10 poin dibandingkan Agustus 2023. (tom/rud)

Editor : Ronald Fernando
#pasuruan #pemkab pasuruan #pekerja #sd