BANGIL, Radar Bromo - Malam pergantian tahun menjadi salah satu momentum yang berpotensi mengusik keamanan rumah tahanan.
Karena itu, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Bangil memperketat penjagaannya.
Langkah ini diambil untuk mengantisipasi segala bentuk gangguan keamanan yang mungkin terjadi. “Kami tidak mau kecolongan,” tegas Kepala Rutan Bangil, Bhanad Sofa Kurniawan.
Dijelaskannya, gangguan keamanan yang berpotensi terjadi adalah kaburnya warga binaan melalui gorong-gorong, tembok dan lainnya.
Oleh sebab itu, Rutan Bangil telah melakukan banyak hal. Salah satunya penambahan pemasangan kawat berduri di dinding blok hunian.
Kata Bhanad, pemasangan kawat berduri ini dilakukan untuk menutupi celah, pada dinding blok yang dianggap dapat menimbulkan potensi gangguan terhadap keamanan dan ketertiban di dalam Rutan.
“Sengaja kami pasang untuk menutupi celah pada dinding blok, yang dirasa dapat menimbulkan potensi gangguan keamanan di dalam rutan,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya juga menambah jumlah personel piket yang akan bertugas selama natal dan tahun baru. Termasuk petugas gabungan TNI dan Polri.
Dengan pengamanan yang lebih ketat ini, diharapkan Rutan Bangil dapat tetap kondusif selama Nataru.
“Kami ingin memastikan keamanan dan ketertiban di dalam rutan tetap terjaga,” tegas Bhanad. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin