Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Empat Truk Tabrakan Beruntun di Bangil Pasuruan, Pantura Macet, Sopir-Kernet Luka-Luka

Muhamad Busthomi • Rabu, 6 November 2024 | 02:15 WIB

  

Kondisi salah satu truk yang terlibat tabrakan beruntun di Bangil, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)
Kondisi salah satu truk yang terlibat tabrakan beruntun di Bangil, Kabupaten Pasuruan. (Mokhamad Zubaidillah/ Radar Bromo)

BANGIL, Radar Bromo - Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Pasuruan benar-benar dibuat sibuk, Selasa (5/11). Betapa tidak, dua insiden kecelakaan terjadi dalam waktu berdekatan.

Jalur Pantura di sekitar Desa Raci, Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan itupun tersendat dalam dua arah.

Insiden pertama terjadi sekitar pukul 03.30. Bermula saat truk pengangkut pakan ternak melaju dari arah Surabaya-Banyuwangi.

Ulil, 23, warga Kalibaru, Banyuwangi yang mengemudi truk colt diesel bernopol P 8166 VN dikagetkan oleh pengendara motor tanpa lampu belakang yang tiba-tiba melaju lambat di depannya.

Niat Ulil sebenarnya menghindari tabrakan. Ia membanting setang kemudi ke kanan.

Sayangnya, truk yang dikemudikan justru menghantam median jalan. Tak hanya itu, posisi truk juga terguling. Sebagian besar muatan jatuh berserakan.

”Truk pakan ternak itu menabrak median jalan dan terguling hingga muatannya berjatuhan,” kata AKP Gatot Subroto, Kanit Lantas Polsek Bangil. 

Meski Ulil selamat, ratusan sak pakan ternak yang diangkut truknya tumpah hingga menutupi separo jalan. Arus lalu lintas merayap seketika.

Banyak kendaraan yang melintas harus melaju lambat. Termasuk dump truck bernopol W 8905 UQ yang dikemudikan Edi Joko Santoso, 31, warga Umbul, Kabupaten Lumajang.

Setiba di dekat lokasi tumpahnya muatan pakan ternak itu, Edi berusaha mengurangi laju kendaraan.

Namun ia tak menyadari jika sebuah truk wing box melaju kencang dari arah belakang.

Kendaraan dengan nopol AG 8281 UR itu disopiri Febrian Angga Pratama, 31, warga Pancur, Kabupaten Rembang.

”Dugaan kuat karena pengemudi yang dari arah belakang kurang konsentrasi atau memperhatikan situasi di depannya,” kata Gatot.

Dentuman keras pun terdengar. Truk yang dikemudikan Angga menabrak bagian belakang truk Edi.

Insiden kedua itu berlangsung sekitar pukul 05.30. Saking tingginya kecepatan, sampai-sampai posisinya berbalik arah setelah menabrak median jalan.

Sementara dorongan keras dari arah belakang membuat truk Edi kembali melaju hingga menabrak sebuah truk yang tetap melaju.

Edi sendiri sempat terjepit di ruang kemudi. Kedua kakinya lecet. Sementara Mustakim, 31, keneknya, terluka pada pipi dan pelipis kiri.

Keduanya lalu dievakuasi ke RSUD Bangil untuk mendapat pertolongan medis.

Sementara insiden tersebut membuat sejumlah petugas kepolisian turun mengatur arus lalu lintas. Sebab, dua arah di jalur Pantura langsung padat merayap.

AKP Gatot mengaku tengah melakukan penyelidikan terkait dua peristiwa kecelakaan dalam lokasi yag berdekatan tersebut. (tom/mie)

Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan #pasuruan #tabrakan beruntun #kecelakaan beruntun #pantura #macet #bangil