BANGIL, Radar Bromo– Kejadian tak terduga kembali mengguncang pengguna jalan tol Surabaya-Gempol. Sebuah mobil Nissan Grand Livina bernomor polisi AG 1682 RF terbakar, Selasa (10/9) malam.
Insiden itu terjadi sekitar pukul 22.02 di kilometer 784+400 B, arah Surabaya.
Mobil yang dikemudikan oleh Moch Busro, 41, warga Surabaya itu, tengah melintas di jalur cepat saat tiba-tiba muncul asap mengepul dari kap mesin.
Dengan sigap, Busro menepikan kendaraan ke bahu jalan. Ia sempat memeriksa kap mesin sebelum akhirnya memercikkan api dan membakar mobilnya.
Sontak Busro menjauh. Namun, api dengan cepat menjalar dan melahap seluruh bagian mobil.
Petugas gabungan dari Jasa Marga, Pemadam Kebakaran, dan Kepolisian segera menuju lokasi.
Tim pemadam kebakaran dengan sigap berupaya memadamkan api agar tidak merembet ke kendaraan lain.
Kejadian ini mengakibatkan penutupan bahu luar dan lajur 1 jalan tol selama kurang lebih 23 menit.
Kobaran api berhasil dipadamkan sekitar 23 menit kemudian.
Petugas juga bersiaga agar gangguan lalu lintas bisa segera diatasi dan kondisi lalu lintas kembali normal.
Kendaraan yang mengalami kerusakan total kemudian dievakuasi dari lokasi kejadian.
Hasil pemeriksaan sementara oleh petugas kepolisian menunjukkan, penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada bagian mesin kendaraan.
Hal ini diperkuat oleh keterangan pengemudi dan kondisi kendaraan setelah kejadian.
Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim, AKBP Imet Chaerudin Tamsil mengatakan, mobil tiba-tiba mengeluarkan asap dari kap mesin.
”Tidak lama berselang, api langsung membesar dan melahap seluruh bagian kendaraan,” kata Imet.
Hasil pemeriksaan sementara oleh tim kepolisian menunjukkan bahwa penyebab kebakaran adalah korsleting listrik pada bagian mesin kendaraan.
”Diduga ada korsleting listrik di bagian mesin yang memicu terbakarnya mobil,” ungkap Imet.
Imet mengimbau kepada seluruh pengguna jalan tol untuk selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
Pengecekan rutin terhadap sistem kelistrikan sangat penting untuk mencegah terjadinya kejadian serupa. Selain itu, pengguna jalan juga diimbau untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan lalu lintas. (tom/mie)
Editor : Muhammad Fahmi