BANGIL, Radar Bromo– Pemkab Pasuruan mengalokasikan anggaran jumbo untuk pengamanan Pilbup Pasuruan 2024. Totalnya mencapai Rp 7,358 miliar.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Pasuruan Eddy Supriyanto mengatakan, anggaran itu diberikan sebagai salah satu upaya pemkab untuk memastikan pilbup berlangsung aman dan tertib.
Alokasi anggaran pengamanan itu bahkan telah disusun jauh-jauh hari melalui APBD 2024 yang diajukan tahun lalu.
"Anggaran ini telah kami siapkan sejak tahun 2023 melalui APBD 2024. Dengan tujuan untuk mendukung kelancaran dan keamanan pelaksanaan pilkada," ujar Eddy.
Dana tersebut diberikan dalam bentuk hibah kepada tiga institusi keamanan.
Totalnya mencapai Rp 7 Miliar lebih. Tepatnya Rp 7,358 miliar.
Tiga institusi yang mendapat hibah anggaran pengamaan tersebut yaitu Polres Pasuruan, Kodim 0819 Pasuruan, dan Polres Pasuruan Kota.
Anggaran untuk Polres Pasuruan paling besar yaitu mencapai Rp 3,1 miliar. Lalu untuk Kodim 0819/Pasuruan sebesar Rp 2,791 miliar. Dan paling sedikit Polres Pasuruan Kota senilai Rp 1,467 miliar.
Namun, anggaran itu tidak langsung dicairkan. Pencairannya dilakukan dalam dua termin, masing-masing sebesar 50 persen.
Termin pertama telah dicairkan pada bulan Maret. Sedangkan termin kedua sedang dalam proses pencairan.
"Termin pertama sudah kami cairkan pada bulan Maret lalu. Sementara termin kedua saat ini sedang dalam proses pencairan," jelasnya.
Polres Pasuruan menerima anggaran lebih besar dibandingkan Polres Pasuruan Kota karena cakupan wilayahnya paling luas.
Karena itu, menurut Eddy, Polres Pasuruan memiliki tanggung jawab pengamanan yang paling besar. Mencakup seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan.
“Sementara itu, Polres Pasuruan Kota tanggung jawabnya hanya meliputi tujuh kecamatan di wilayah kabupaten. Yaitu, Nguling, Lekok, Grati, Rejoso, Gondangwetan, Pohjentrek, dan Kraton," papar Eddy.
Dengan alokasi anggaran yang mencapai miliaran rupiah ini, diharapkan seluruh aparat keamanan dapat menjalankan tugasnya dengan optimal dalam mengawal pelaksanaan Pilbup Pasuruan 2024.
Eddy juga menegaskan pentingnya kerja sama yang solid antara Polres, Kodim, dan Polresta untuk menjaga situasi yang kondusif selama proses pemilihan berlangsung.
"Sinergi antara aparat keamanan sangat diperlukan agar pilkada berjalan dengan lancar, aman, dan damai," pungkasnya.
Pilbup Pasuruan sendiri diperkirakan akan berlangsung dengan persaingan ketat. Mengingat hanya dua calon yang akan bertarung dan keduanya sama kuat.
Yakni, Mas Rusdi-Gus Shobih dan Gus Mujib-Ning Wardah. Keduanya juga sudah mendaftar di KPU. (tom/hn)
Editor : Muhammad Fahmi