BANGIL, Radar Bromo - Ratusan KK di Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan terancam kekeringan.
Bukan karena musim kemarau yang membuat minimnya pasokan air di wilayah tersebut.
Melainkan imbas kerusakan pompa, yang selama ini dimanfaatkan untuk mendistribusikan air ke rumah-rumah warga.
Kondisi itu dialami sekitar 200 penduduk di Dusun Jurang Pelen.
Bahkan, krisis air yang sudah berlangsung beberapa hari tersebut, juga sudah dilaporkan ke BPBD setempat.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi mengaku, sudah mendapat laporan.
“Sudah kami terima dan akan diperhatikan,” kata Sugeng.
Menurut Sugeng, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, memang termasuk wilayah yang dipetakan berpotensi mengalami krisis air.
Terutama di musim kemarau. Pemetaan sebelumnya, mengidentifikasi 22 desa di 6 kecamatan di Kabupaten Pasuruan sebagai daerah yang terdampak kekeringan.
“Tetapi hasil terbaru menunjukkan, bahwa Desa Bulusari terbebas dari kekeringan. Setelah adanya perbaikan instalasi jaringan pipa air oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), dengan mengambil air dari mata air di Trawas,” bebernya.
Hanya saja, kondisi yang terjadi saat ini, berbeda. Mau tak mau, mengharuskan pemerintah hadir.
Sugeng memastikan, armadanya sudah disiagakan selama musim kemarau. Terutama untuk mengatasi wilayah yang dilanda kekeringan.
“Akan kami lakukan secepatnya. Karena memang, sudah kami siagakan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dropping air bersih,” tandasnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin