BANGIL, Radar Bromo - Kekosongan pengurus di tubuh PGRI Kabupaten Pasuruan akhirnya terisi.
Selama sisa masa jabatan setahun ke depan, organisasi profesi guru tersebut, akan dikendalikan pengurus Pengganti Antar Waktu (PAW) yang diketuai Didik Suriyanto.
Pelantikan pengurus PGRI Kabupaten Pasuruan masa bakti XXII lanjutan Tahun 2024-2025, digelar di aula SMA Negeri Purwosari, Senin (10/6) malam.
Bahkan sebelum pelantikan berlangsung, seluruh PC PGRI se-Kabupaten Pasuruan membacakan ikrar untuk mematuhi kepengurusan yang sah, berdasar aturan organisasi.
“Kami akan mendukung dan mengamankan pengurus masa lanjutan 2024-2025,” kata Basori, ketua Paguyuban PC PGRI se-Kabupaten Pasuruan.
Sikapnya tersebut, seolah menegaskan bahwa seluruh anggota organisasi profesi guru itu, enggan terlibat dalam dualisme kepengurusan.
Bagaimanapun dinamika yang terjadi, pihaknya mengikuti kepengurusan PB PGRI di bawah Unifah Rosyidi.
“Kami juga akan menolak oknum-oknum yang mengatasnamakan pengurus PGRI masa lanjutan 2024-2025, selain yang disahkan oleh Ketua PGRI Provinsi Jawa Timur Djoko Adi Waluyo,” imbuh Basori.
Sementara itu, Ketua PGRI Kabupaten Pasuruan Didik Suriyanto menyampaikan komitmennya, untuk menjalankan amanah yang telah dipercayakan dengan sebaik-baiknya.
“Kami berkomitmen bersama, untuk menjalankan amanah yang telah kami terima. Kami akan menjalankan organisasi sesuai dengan AD/ART. Mohon dukungan dan kerja sama dari semua anggota dan pengurus PGRI Kabupaten Pasuruan,” harapnya.
Ia mengatakan, fokus utama PGRI Pasuruan di sisa masa bakti lanjutan setahun ke depan, adalah meningkatkan kapasitas guru di berbagai bidang.
Hal ini sejalan dengan harapan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan Tri Agus Budiharto.
“Semoga PGRI Pasuruan dapat segera menyesuaikan diri, guna berkoodinasi kepada pihak terkait. Agar roda organisasi profesi yang dicintai ini, bisa berjalan,” paparnya. (tom/one)
Editor : Jawanto Arifin