BANGIL, Radar Bromo – Rekomendasi bakal calon bupati Pasuruan yang jatuh ke tangan K.H.A. Mujib Imron, tidak serta merta mengakhiri kerja Desk Pilkada PKB Kabupaten Pasuruan.
Sampai saat ini, partai berlambang bola dunia itu masih menerima pendaftaran. Bahkan untuk bakal calon bupati sekalipun.
Sekretaris Desk Pilkada DPC PKB Kabupaten Pasuruan Bahrul Alam mengatakan, diterimanya berkas bakal calon, lantaran pendaftaran bisa dilakukan secara online.
PKB memiliki sistem informasi calon kepala daerah atau sicakada. Semua bisa mengakses dan melakukan pendaftaran melalui aplikasi tersebut.
”Sehingga ketika ada yang mendaftar melalui aplikasi, ya mau tidak mau harus kami terima. Dan lagi, sampai saat ini DPP belum memberikan informasi kapan pendaftaran akan ditutup,” beber Bahrul.
Itulah kenapa, Desk Pilkada PKB masih menerima pendaftaran bakal calon. Baik di posisi bupati, maupun wakil bupati.
Sebut saja Ali Sadikin dan Hamzah Pujiono yang mendaftar sebagai bakal calon bupati.
Menariknya, selain Kosim, di posisi wakil bupati juga ada nama Lulis Irsyad yang turut mendaftar.
Bahrul sendiri mengatakan, peluang yang lebih terbuka sebenarnya ada pada posisi bakal calon wakil bupati.
Itu lantaran tiket calon bupati sudah dipegang Gus Mujib yang mendapat rekomendasi tahap pertama dari DPP.
”Tapi apapun itu, tugas kami hanya memeriksa proses dan persyaratannya. Selama terpenuhi dan lengkap, ya kami terima,” kata dia.
Dengan begitu, ada empat nama yang tengah berebut sebagai bakal calon wakil bupati dari PKB. Yaitu M. Shobih Asrori dan M. Daniyal Yusuf yang lebih dulu mendaftar.
Kemudian disusul Lulis Irsyad Yusuf dan Kosim yang mendatangi Gedung Addakhil Kantor DPC PKB Kabupaten Pasuruan, Sabtu (18/5).
”Tugas kami hanya menerima pendaftaran saja. Setelah itu keputusan apapun yang menyangkut pendaftar apakah diterima dan sebagainya tetap menjadi kewenangan DPP,” kata Bahrul. (tom/hn)
Editor : Achmad Syaifudin