Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Main di Sungai Pagak Beji, Bocah 5 Tahun Tewas Terseret Arus

Muhamad Busthomi • Rabu, 17 April 2024 | 01:28 WIB

 

TKP: Petugas kepolisian menunjukkan lokasi tempat korban tenggelam.
TKP: Petugas kepolisian menunjukkan lokasi tempat korban tenggelam.

BANGIL, Radar Bromo–Agenda dua bersaudara bermain di sungai lingkungan Kemambang, Kelurahan Pagak, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan berujung tragedi. Bocah yang masih berusia 5 tahun tewas terseret arus.

Insiden memilukan itu terjadi Selasa (16/4). Korban nahas diketahui berinisial Ar.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, siang sekitar pukul 11.16, Ar yang masih 5 tahun bermain bersama kakaknya Agn, 8. Sang kakak berenang di sungai setempat.

“Selang 30 menit, Agn pulang sambil menangis meminta tolong sebab adiknya (korban) telah hanyut,” kata Kapolsek Beji Kompol Yokbeth Wally.

Mendapat kabar tersebut, paman korban, Saif, 33, bersama Gun, 55, bergegas mencari Ar di aliran sungai.

Sekitar 50 meter dari lokasi berenang, Saif menemukan Ar. Tubuhnya terapung.

Saif lantas langsung membawanya ke daratan. Saat kali pertama ditemukan, kondisi Ar sudah tidak sadarkan diri. Wajahnya pucat pasi.

Kemudian oleh petugas Polsek Beji dan masyarakat setempat korban dibawa ke Puskesmas Beji.

Sayangnya, hasil pemeriksaan menyatakan Ar sudah meninggal dunia.

“Korban diduga meninggal dunia karena tenggelam terseret arus aliran sungai sedalam 150 sentimeter,” ujar Yokbeth.

Sementara itu, pihak keluarga menyatakan tidak berkenan dilakukan otopsi terhadap jasad korban.

Arj langsung dimakamkan. Hasil pemeriksaan luar juga menunjukkan pada tubuh korban tidak ada tanda bekas penganiayaan dan murni kecelakaan.

“Kami mengimbau agar orang tua selalu memperhatikan anak-anaknya dan tidak mengizinkan untuk bermain di sungai, apalagi saat ini masih musim penghujan yang mana arus sungai cukup deras,” jelas perwira polisi dengan satu melati di pundaknya itu. (tom/mie)

 

Editor : Muhammad Fahmi
#terseret arus #bocah tenggelam