Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Puluhan ODGJ pun Ikut Memilih dalam Pemilu 2024 di Grati, Ini Faktanya

Fuad Alyzen • Kamis, 15 Februari 2024 | 23:35 WIB
MEMILIH: Puluhan ODGJ antre memilih saat Pemilu 2024, rabu (14/2) pagi di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.
MEMILIH: Puluhan ODGJ antre memilih saat Pemilu 2024, rabu (14/2) pagi di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

GRATI, Radar Bromo- Tidak hanya orang normal. Puluhan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) ikut memilih dalam Pemilu 2024, Rabu (14/2).

Sebanyak 85 ODGJ dari Rehabilitas Sosial Bina Laras (RSBL) Dinsos Jatim memilh di TPS 1, Desa Kedawungwetan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan.

Sekitar pukul 08.00, puluhan ODGJ itu berangkat menggunakan ambulans. Tiba di TPS 1 di Jalan PG Kedawung mereka diarahkan menuju ke ruang antrian.

Ketua KPPS TPS 1 Desa Kedawungwetan Grati Nanang Sugianto mengatakan, pihaknya bersama petugas KPPS lainnya mengatur waktu. Membagi waktu antara warga dan kapan ODGJ.

 

 

“Jadi warga ada yang mencoblos dulu. Jam 08.00 sampai 09.00 khusus ODGJ,” ujarnya.

Pelayanan antara ODGJ dengan warga sekitar dibuat sama. Ia memastikan, tidak ada kejanggalan saat ODGJ mencoblos.

Sekitar 85 ODGJ tersebut bergilir sesuai antrean. Mereka juga didampingi petugas dari pihak RSBL Dinsos Jatim.

Satu persatu ODGJ didampingi, mereka diarahkan oleh petugas yang mengantarkannya. Saat mencoblos, ODGJ tersebut dibiarkan menentukan hak pilihnya.

“Semua berjalan kondusif. Mereka mencoblos sesuai hati nuraninya masing-masing,” ujarnya.

 

Baca Juga: Penghitungan Suara di Dua TPS di Desa Sukorame, Kecamatan Sukorejo Sempat Di-Pending, Kenapa?

 

Ia mengaku sempat berpikir ODGJ tersebut akan berontak. Mengaca kejadian Pemilu 2019, ada ODGJ melarikan diri. Bahkan ada juga yang mengamuk.

Para ODGJ ini berasal dari berbagai tempat. Ada yang berasal dari Blitar, Jakarta, Banyuwangi, Grati dan lainnya.

Kepala UPT RSBL Pasuruan Dinsos Provinsi Jatim Juniandri Purnama mengatakan, meskipun ODGJ, mereka mempunyai NIK. Oleh KPU Kabupaten Pasuruan diminta untuk menentukan hak pilihnya di Pemilu 2024.

Namun dengan syarat, ODGJ tersebut tingkat kesembuhannya antara 70 sampai 90 persen.

“Tidak hanya 90 persen, meskipun 70 persen tingkat kesembuhan bisa mencoblos. Mereka ODGJ yang mudah diarahkan,” ujarnya.

 

 

Namun, para ODGJ itu tetap dalam pengawasan petugas. Mereka didampingi dari panti sampai pulang lagi ke panti. Namun ia memastikan petugas netral.

Meskipun puluhan ODGJ tersebut ada yang berasal dari luar Pasuruan, mereka diperbolehkan menentukan hak pilih di Kecamatan Grati.

Sebab panti yang menjadi tempat tinggal mereka sekarang adalah tercatat tempat tinggal mereka ODGJ.

“Boleh. Ada yang dari Madura, karena panti rumah kedua mereka. Ada juga yang sembuh langsung pulang, mereka ikut di TPS wilayahnya,” ujarnya.

Sementara salah satu ODGJ berjenis kelamin perempuan mengatakan, “Saya senang di sini. Mencoblos menentukan pemimpin sesuai hati saya sendiri,” katanya. (zen/hn)

Editor : Ronald Fernando
#ODGJ memilih #pemilu 2024