Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Tarif Baru Ditetapkan, Optimistis PAD dari Sektor Wisata Kab Pasuruan Bisa Melesat

Muhamad Busthomi • Rabu, 7 Februari 2024 | 16:20 WIB

 

 PENUNJANG: Kawasan Gunung Bromo yang menjadi salah satu penunjang PAD bagi Kabupaten Pasuruan.
 PENUNJANG: Kawasan Gunung Bromo yang menjadi salah satu penunjang PAD bagi Kabupaten Pasuruan.

 BANGIL, Radar Bromo - Potensi pendapatan daerah dari sektor wisata di Kabupaten Pasuruan, diproyeksikan meningkat.

Kenaikan tersebut tak lepas, dari penerapan tarif baru.

Hal ini, membuat Pemkab Pasuruan lebih pede. Target PAD bisa melesat jauh.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan Eka Wara Brehaspati mengungkapkan, target pendapatan dari sektor wisata tahun ini memang lebih besar.

Angkanya dinaikkan dari tahun lalu yang hanya sekitar Rp650 juta, menjadi Rp700 juta.

Kenaikan target pendapatan itu sendiri bukan karena ada penambahan obiek wisata.

“Pemerintah tetap mengandalkan tiga sektor wisata unggulan, Gunung Bromo, Ranu Grati dan Banyubiru,” ungkap dia.

Namun, dia menjelaskan, besaran pendapatan yang diproyeksikan cukup realistis.

Mengingat pemerintah menetapkan tarif baru tiket masuk pemandian Banyubiru dan Ranu Grati. Kebijakan itu berlaku per 1 Januari lalu.

“Karena penyesuaian tarif baru itulah, kami meningkatkan target pendapatan di angka yang cukup rasional,” bebernya.

Kenaikan tarif masuk dua destinasi wisata yang dikelola pemerintah itu, diancang-ancang bisa menambah pundi PAD.

Kebijakan itu sendiri diatur dalam Perda 3/2023. Tiket masuk Banyubiru yang sebelumnya seharga Rp5.000, kini menjadi Rp10.000 per orang.

Begitu juga dengan tiket masuk Ranu Grati, yang sebelumnya Rp2.500, kini menjadi Rp5.000 per orang.

“Kami cukup optimistis target tahun ini bisa tercapai. Kenaikan tarif tentu didasarkan kajian-kajian sebelum akhirnya ditetapkan menjadi sebuah kebijakan,” tandasnya. (tom/one)

Editor : Abdul Wahid
#ranu grati #gunung bromo #wisata pasuruan #pad wisata #banyubiru ditutup