Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Ratusan Kilometer Jalan di Kabupaten Pasuruan Butuh Perbaikan

Muhamad Busthomi • Sabtu, 20 Januari 2024 | 18:10 WIB
SWADAYA: Jalan rusak di sepanjang Latek-Pekoren Rembang.
SWADAYA: Jalan rusak di sepanjang Latek-Pekoren Rembang.

BANGIL, Radar Bromo – Perbaikan jalan di Kabupaten Pasuruan menelan biaya besar.

Kendati dana miliaran dikucurkan hampir setiap tahun, kondisi jalan rusak masih belum sepenuhnya teratasi. Sampai saat ini, ratusan kilometer jalan rusak berat.

Kepala Dinas PU Bina Marga Hanung Widya Sasangka mengatakan, anggaran pemeliharaan jalan selalu dialokasikan setiap tahun.

Namun dirinya juga mengakui bahwa ketersediaan dana yang ada belum menjamin seluruh ruas jalan kembali mulus.

Apalagi ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten cukup banyak.

Panjang jalan di Kabupaten Pasuruan mencapai 2.315, 89 kilometer.

Sedangkan 18 persen diantaranya tergolong rusak berat. Kerusakannya di atas 23 persen. Data jalan yang rusak berat sejauh ini mencapai 418,49 kilometer.

”Selebihnya ada 1.279,88 kilometer yang kondisinya masih baik,” kata Hanung.

Ia mengatakan, sebagian besar ruas jalan kabupaten sudah beraspal. Yakni mencapai 1.247,17 kilometer.

Adapun perbaikan dalam beberapa tahun terakhir dilakukan dengan rigid beton. Sekitar 724,79 kilometer sudah dirigid. Sehingga usianya diperkirakan lebih panjang.

 

 

”Dengan kata lain potensi terjadinya kerusakan bisa lebih lama,” bebernya.

Menurutnya, pemeliharaan jalan memang membutuhkan waktu. Sebab alokasi anggarannya juga tidak serta merta bisa dikucurkan untuk menangani seluruh ruas yang rusak.

Sepanjang tahun lalu, pemerintah menggelontor Rp10 miliar untuk membenahi jalan-jalan yang rusak.

”Memang bertahap untuk bisa menetapkan alokasi anggarannya,” kata Hanung.

Tahun ini, perbaikan jalan rusak juga masih mendapat perhatian pemerintah. Hanung memastikan sudah menetapkan skala prioritas. Agar ruas-ruas jalan yang tergolong rusak berat bisa segera tertangani.

”Setiap tahun juga kami survei untuk menetapkan rencana perbaikan sesuai dengan prioritasnya,” pungkasnya. (tom/fun)

Editor : Ronald Fernando
#jalan rusak #kabupaten pasuruan #pemkab pasuruan