BANGIL, Radar Bromo - Jembatan Okabawes di Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, hampir rampung dibenahi.
Tinggal pengaspalan yang belum dilakukan. Pekan depan, jembatan tersebut ditargetkan rampung sepenuhnya.
PPK BBPJN 3.5 Gempol-Pasuruan-Probolinggo Wahyu Wibowo mengatakan, pembangunan jembatan Okabawes hampir tuntas. Saat ini, progresnya sudah 90 persen dirampungkan.
"Progresnya sudah kisaran 90 persen. Tinggal proses pengaspalan untuk penyelesaian jembatan. Pekan depan, diharapkan sudah tuntas," kata Wibowo, Minggu (3/12).
Ia menjelaskan, jembatan Okabawes dibangun karena kondisinya rusak. Jembatan setempat ambles hingga akhirnya dipasangi pelat besi untuk menguatkan jembatan.
Pembangunan sendiri dilangsungkan sejak pertengahan September 2023. Jembatan dibongkar untuk kemudian dipasangi box culvert. Panjang jembatan yang dibenahi sekitar 6,3 meter dengan lebar kurang lebih 17 meter.
Jembatan tersebut kemudian dicor agar memiliki ketahanan lebih. Maklum, jembatan ini menjadi akses utama Surabaya-Pasuruan. Sehingga, banyak kendaraan yang melintas.
Saat ini, jembatan setempat sudah bisa dilalui secara terbatas. Hanya kendaraan kecil yang boleh lewat. Sementara kendaraan berat masih dilarang.
"Kalau untuk kendaraan berat, jangan dulu. Karena takut berdebu," beber dia.
Kanit Patroli Satlantas Polres Pasuruan Ipda Yusuf memandang, dari sisi kelayakan memang jembatan Okabawes belum sepenuhnya layak. Karena belum rampung, seiring dengan pengaspalan yang belum dilakukan.
Untuk itulah, tidak semua kendaraan diperkenankan melintas. Khususnya kendaraan besar, seperti trailer, tronton, atau kendaraan besar lainnya.
"Kami masih berlakukan sistem buka tutup. Ini untuk mencegah kemacetan dan juga menjaga keselamatan pengendara. Karena jembatan yang ada belum rampung sepenuhnya," jelasnya saat mendampingi Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Deni Eko Prasetyo. (one/hn)
Editor : Jawanto Arifin