BEJI, Radar Bromo - Ketenangan warga Desa Gununggangsir, Kecamatan Beji, mendadak berubah menjadi kegaduhan. Menyusul terbakarnya dua rumah, milik warga setempat.
Dua rumah yang terbakar itu, milik Aliwafa dan tetangganya Suwarno. Kejadian kebakaran itu, berlangsung Jumat siang (24/11).
Bermula saat Aliwafa, sedang merebus jagung di dapur dengan bahan bakar kayu, sekitar pukul 09.30.
Saat merebus jagung itu, korban mengantuk sehingga memilih untuk tidur. Sementara istrinya, sedang bermain ke rumah tetangga.
Tanpa disangka, api dari kayu bakar merembet. Api menjalar di ruangan dapur, hingga memicu kebakaran.
Api dengan cepat melalap rumah korban, lantaran terbuat dari kayu.
Warga yang melihat itupun, menjadi panik. Kepanikan bertambah, setelah api menjalar ke rumah Suwarno yang ada disampingnya. Rumah Suwarno pun, ikut terbakar.
Upaya pemadaman dilakukan tak mudah. Dengan peralatan seadanya, pemadaman dilakukan. Hingga tim damkar akhirnya tiba.
Api tersebut berhasil dijinakkan. Kasubaghumas Polres Pasuruan Ipda Bambang menguraikan, insiden itu diduga imbas kayu bakar yang merembet saat pemilik rumah memasak jagung.
Api tak terkendali hingga membakar dua unit rumah di wilayah setempat.
Kejadian tersebut tengah didalami. "Tidak ada korban jiwa. Tapi, imbas kejadian tersebut, kerugian ditaksir mencapai kisaran Rp 150 juta," bebernya. (one/fun)
Editor : Ronald Fernando