BANGIL, Radar Bromo - Rencana Pemkab Pasuruan memperbaiki Alun-alun Bangil, belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Terkendala anggaran. Kini, direncanakan menggandeng sejumlah perusahaan.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan Heru Ferianto mengatakan, desain untuk memperbaiki Alun-alun Bangil sudah siap. Salah satunya dengan membongkar pagar di sekeliling alun-alun. Agar terkesan lebih terbuka.
Selain itu, juga ada rencana pembenahan infrastruktur penunjang. Serta, beberapa pembangunan sarana dan prasarana pendukung. Dengan harapan Alun-alun Bangil lebih ikonik untuk menjadi jujukan wisata keluarga.
“Banyak sarana dan prasarana yang ingin kami benahi. Termasuk jogging track yang kini sudah rusak,” ujarnya.
Untuk merealisasikannya, kata Heru, butuh anggaran besar. Minimal harus menyiapkan Rp 6 miliar. Anggaran ini awalnya direncanakan menggunakan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Tetapi, Pemerintah Pusat tidak memperbolehkan dana cukai itu digunakan untuk peningkatan infrastruktur alun-alun.
Karena itu, Heru mengaku harus mencari cara lain. Salah satunya yang kini diusahakan, mengajukan kerja sama dengan sejumlah perusahaan di Kabupaten Pasuruan. “Sementara ini kami kembali ajukan ke perusahaan-perusahaan untuk pembenahan kawasan alun-alun. Sayangnya, belum ada yang mencapai kata sepakat,” ujarnya. (one/rud)
Editor : Jawanto Arifin