BANGIL, Radar Bromo - Gedung baru perpusda Kabupaten Pasuruan di eks RSUD Bangil memang sudah rampung digarap. Bahkan, pelaksanaannya sudah terselesaikan akhir 2022 lalu.
Namun, keberadaan gedung perpustakaan itu tak kunjung dimanfaatkan hingga sekarang. Kesannya, gedung tersebut mangkrak lantaran dibiarkan begitu saja.
Padahal, Pemkab Pasuruan membangunnya dengan biaya yang tak murah. Setidaknya, Rp 2 miliar dialokasikan untuk mendirikan gedung perpustakaan daerah itu. Namun, hingga kini gedung itu belum difungsikan.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Pasuruan Henis Widiyanto mengungkapkan, pemanfaatan gedung perpustakaan daerah memang belum bisa direalisasikan. Karena saat ini, masih belum ditunjang dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
Seperti buku hingga mebelernya. “Belum bisa difungsikan karena masih menunggu proses penyediaan sarana dan prasaran penunjang,” ungkap Henis.
Terlebih lagi, kawasan eks RSUD Bangil sedang dilakukan penataan. Termasuk halaman yang ada di kawasan setempat.
Kondisi itu pula yang membuat pemanfaatan gedung perpustakaan yang rampung dibangun akhir 2022 itu, belum bisa direalisasikan.
Namun, Henis meyakinkan, kalau pemanfaatannya ditargetkan untuk bisa direalisasikan tahun ini. “Kami upayakan, tahun ini bisa difungsikan. Sehingga, bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” imbuhnya. (one/mie)
Editor : Jawanto Arifin