Koordinator Pemeliharaan Taman DLH Kabupaten Pasuruan Mukhsin mengaku, penambahan sarana permainan anak-anak memang akan dilakukan tahun ini. Hal tersebut dimaksudkan untuk menunjang keberadaan Alun-alun Bangil sebagai tempat wisata keluarga di pusat kota Bangil.
“Beberapa sarana permainan anak, akan kami tambah. Rencananya tahun ini, penambahan itu akan dilakukan,” katanya saat mendampingi kepala DLH.
Hanya saja, evaluasi juga sedang dilakukan. Hal ini berkaitan dengan pemanfaatannya. Karena kerap sekali, keberadaan sarana permainan anak-anak tersebut disalahgunakan.
Menurut Mukhsin, ada beberapa permainan anak yang tersedia di Alun-alun Bangil saat ini. Seperti mini papan seluncur atau perusutan dan beberapa permainan lainnya. Keberadaan permainan anak-anak yang tersedia itu, kerap digunakan untuk gelandangan ataupun anjal tinggal. Sehingga, membuat keberadaannya jauh dari fungsi yang sebenarnya.
“Ini yang juga sedang kami evaluasi. Bagaimana permainan anak-anak yang dibuat nantinya, tidak malah dijadikan tempat tinggal bagi gelandangan ataupun anak-anak jalanan,” paparnya.
Untuk itulah, kata Mukhsin, pemasangan sarana permainan tersebut, masih menunggu. Evaluasi tengah dilakukan. Sehingga, keberadaan sarana permainan itu nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik. (one/mie) Editor : Jawanto Arifin