Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Fasilitas Mainan Anak di Alun-alun Bangil Sering Disalahgunakan

Jawanto Arifin • Senin, 26 Juni 2023 | 01:00 WIB
RTH: Kawasan Alun-alun Bangil yang didapati sejumlah fasilitas mainan anak. Rencana penambahan mainan anak itu kini masih menunggu evaluasi. Seiring dengan pemanfaatan di lapangan yang kerap disalahgunakan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
RTH: Kawasan Alun-alun Bangil yang didapati sejumlah fasilitas mainan anak. Rencana penambahan mainan anak itu kini masih menunggu evaluasi. Seiring dengan pemanfaatan di lapangan yang kerap disalahgunakan. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)
BANGIL, Radar Bromo - Pemkab Pasuruan berencana untuk menambah sarana permainan anak di Alun-alun Bangil. Namun, rencana itu masih menunggu evaluasi. Seiring pemanfaatannya di lapangan yang kerap disalahgunakan.

Koordinator Pemeliharaan Taman DLH Kabupaten Pasuruan Mukhsin mengaku, penambahan sarana permainan anak-anak memang akan dilakukan tahun ini. Hal tersebut dimaksudkan untuk menunjang keberadaan Alun-alun Bangil sebagai tempat wisata keluarga di pusat kota Bangil.

“Beberapa sarana permainan anak, akan kami tambah. Rencananya tahun ini, penambahan itu akan dilakukan,” katanya saat mendampingi kepala DLH.

Hanya saja, evaluasi juga sedang dilakukan. Hal ini berkaitan dengan pemanfaatannya. Karena kerap sekali, keberadaan sarana permainan anak-anak tersebut disalahgunakan.

Menurut Mukhsin, ada beberapa permainan anak yang tersedia di Alun-alun Bangil saat ini. Seperti mini papan seluncur atau perusutan dan beberapa permainan lainnya. Keberadaan permainan anak-anak yang tersedia itu, kerap digunakan untuk gelandangan ataupun anjal tinggal. Sehingga, membuat keberadaannya jauh dari fungsi yang sebenarnya.

“Ini yang juga sedang kami evaluasi. Bagaimana permainan anak-anak yang dibuat nantinya, tidak malah dijadikan tempat tinggal bagi gelandangan ataupun anak-anak jalanan,” paparnya.

Untuk itulah, kata Mukhsin, pemasangan sarana permainan tersebut, masih menunggu. Evaluasi tengah dilakukan. Sehingga, keberadaan sarana permainan itu nantinya benar-benar bisa dimanfaatkan dengan baik. (one/mie) Editor : Jawanto Arifin
#alun-alun bangil #pemkab pasuruan