Kepala Desa Pajaran, Kecamatan Rembang, M. Unsuri Ainul Wafa mengungkapkan, belum semua jalan di desa setempat terbangun drainase jalan. Padahal, drainase jalan itu diperlukan sebagai sarana saluran air hujan.
Supaya, air hujan tidak menggenangi jalan. Dengan begitu, mencegah kerusakan jalan. "Belum semua terbangun drainase jalan. Contohnya di Jalan Pejanten, Desa Pajaran," kata Ainul, sapaannya.
Ia menambahkan, dengan pembangunan drainase jalan, diharapkan membuat umur jalan lebih lama. Ruas jalan di Pajaran sendiri, saat ini banyak yang rusak.
Aspal-aspal mengelupas. Sehingga, membuat kondisi tersebut tak nyaman. "Pembangunan drainase tersebut penting agar tidak memicu genangan air di jalan yang berakibat rusaknya jalan," sambung dia.
Kabid Pembangunan Dinas PU Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Pasuruan Eri Trina mengakui pentingnya pembangunan drainase jalan tersebut. Karena itu, tahun 2023 ini, sejumlah drainase jalan akan dibangun.
Salah satunya di wilayah Pajaran, Kecamatan Rembang. Dana Rp 200 juta disiapkan. Untuk merealisasikan rencana tersebut. "Kami akan membangun drainase jalan di Pajaran, Kecamatan Rembang, tahun ini. Kami telah mengalokasikan sekitar Rp 200 juta untuk drainase di Pajaran tersebut," jelasnya. (one/mie) Editor : Jawanto Arifin