Peristiwa nahas itu menimpa Yani-sapaannya, Kamis (20/4). Ketika itu, korban berangkat pijat ke Manaruwi, Kecamatan Bangil, dengan berjalan kaki. Sebelum berangkat, suami korban sebenarnya sempat akan mengantar.
"Namun, saat mengambil becak motor, korban malah berangkat duluan," kata Kapolsek Bangil, AKP Sukiyanto.
Korban berangkat dari rumahnya, sekitar pukul 10.30. Tapi sampai pukul 18.00, korban tak kunjung pulang. Pihak keluarga yang khawatir pun mencoba untuk mencari.
Hingga keesokan siangnya (21/4), sekitar pukul 12.30. Saat itu, ada warga, Memed, yang mendapati sosok perempuan yang tenggelam di area tambak Kalianyar, Kecamatan Bangil.
"Dari informasi itulah, kami melakukan pengecekan. Hingga diketahui, kalau sosok yang tenggelam itu, adalah korban," ujarnya.
Petugas kemudian menginformasikan temuan tersebut ke pihak keluarga korban. Atas kejadian itu, pihak keluarga memilih untuk membawa korban ke rumah duka.
"Tidak ada luka-luka. Dugaannya korban terpeleset hingga masuk tambak dan tenggelam. Pihak keluarga menolak untuk dilakukan visum. Mereka memilih untuk segera menguburkan korban," sampainya. (one/mie) Editor : Muhammad Fahmi