Insiden menegangkan tersebut terjadi Kamis (9/2). Sebelumnya hujan deras mengguyur wilayah setempat. Hujan juga disertai petir di sore hari tersebut.
Lurah Glanggang, Kecamatan Beji, Mukhtar mengungkapkan, saat hujan deras melanda, kantor memang tengah sepi. Hanya ada dua pegawai yang masih singgah di kantor desa. Mereka menunggu hujan reda di ruang kesekretariatan kelurahan.
Saat sedang menunggu hujan reda itulah, mendadak keduanya dibuat ketakutan. Lantaran sambaran petir dan suara guntur yang menggelegar. Kedua pegawai bertambah kaget, setelah petir tersebut menyambar atap balai kelurahan.
“Kejadiannya sekitar pukul 15.45. Waktu itu, hujan memang deras mengguyur yang disertai petir. Tiba-tiba, petir menyambar atap dan membuat atap balai kelurahan rusak,” sampainya.
Kerasnya sambaran petir itu, tak hanya menghancurkan atap balai kelurahan. Sejumlah peralatan elektronik, juga mengalami kerusakan. Satu unit meteran, 5 unit komputer, 3 printer dan sejumlah peralatan elektronik yang ada di kantor, juga rusak.
Belum diketahui berapa kerugian yang ditimbulkan atas insiden tersebut. “Kerugian yang ditimbulkan berapa masih dalam penghitungan. Yang jelas untuk korban jiwa, nihil,” ujarnya. (one/fun) Editor : Fandi Armanto