Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Pelajar Tewas Tertabrak KA Komuter di Cangkringmalang Beji

Muhammad Fahmi • Jumat, 13 Januari 2023 | 02:55 WIB
NAHAS: Warga saat hendak mengevakuasi jenazah korban yang tewas tertabrak KA komuter di jalan terobosan.
NAHAS: Warga saat hendak mengevakuasi jenazah korban yang tewas tertabrak KA komuter di jalan terobosan.
BEJI, Radar Bromo - Nahas menimpa Afriza Ilmiawan Dhihardinata. Remaja 17 tahun asal Dusun Cangkringmalang Selatan, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji itu meninggal dunia, setelah tertabrak kereta komuter jurusan Bangil-Surabaya, Kamis sore (12/1).

Informasi yang dihimpun, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 16.04. Korban tertabrak di jalan trabasan. Atau perlintasan tak resmi. Informasinya, korban baru saja dari toko tempat ayahnya. Ia menutup toko yang ada di seberang jalan.

Begitu selesai menutup toko, korban pun beranjak pulang. Ia melintasi jalan dan rel kereta api di depan tokonya. Naasnya, ia kurang memperhatikan jalur KA tersebut.

Padahal, ada kereta komuter yang hendak melintas dari Bangil ke Surabaya.

Meski sempat ada yang meneriakinya, namun korban kurang memperhatikannya. Diduga, ia bermain-main HP hingga tak memperhatikan sekitarnya. Akibatnya fatal. Korban pun disambar rel kendaraan besi dan baja tersebut.

Sambaran kereta membuat korban langsung terkapar. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Kepala Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji, membenarkan kejadian tersebut. Korban masih pelajar tingkat SMA, yang biasanya tinggal di asrama sekolah.

Namun, karena saat ini liburan, ia pun pulang. “Itu warga saya. Anaknya masih pelajar,” sampainya.



Kepala Stasiun Bangil, Mawan mengungkapkan, anak tersebut menyeberang usai dari toko. Saat itulah ia tak memperhatikan adanya kereta. Sehingga, tersambar kereta komuter. (one/mie) Editor : Muhammad Fahmi
#kecelakaan kereta pasuruan #kecelakaan kereta api