Cerpen Daerah Dulu & Kini Ekonomi-Bisnis Features Hikayat Hobi Hukum & Kriminal Kesehatan Klinik Fotografi Lifestyle Lipsus Love & Life Story Main Desain News Ono Ono Ae Opini Pendidikan Peristiwa Perspektif Politik Radar Bromo Events Sportainment Tanya Jawab

Wilayah Selatan Kab Pasuruan Butuh Rumah Sakit Baru

Ronald Fernando • Jumat, 9 Desember 2022 | 16:18 WIB
DUA UNIT: RSUD Bangil dan Grati yang merupakan RS milik Pemkab Pasuruan. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)
DUA UNIT: RSUD Bangil dan Grati yang merupakan RS milik Pemkab Pasuruan. (Foto: dok Jawa Pos Radar Bromo)
PASURUAN, Radar Bromo - Pemenuhan kebutuhan layanan kesehatan belum merata di seluruh wilayah Kabupaten Pasuruan. Penduduk di wilayah selatan belum terlayani rumah sakit. Misalnya, Purwosari dan Purwodadi. Mereka pun memilih berobat ke Lawang dan Malang.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pasuruan Trilaksono Adi menyatakan, Pemkab Pasuruan perlu membangun rumah sakit tambahan untuk wilayah selatan. Bisa di wilayah Purwosari atau Purwodadi. Tujuannya adalah menjangkau kebutuhan masyarakat di wilayah selatan agar mendapatkan layanan kesehatan dengan baik.

”Kami harapkan Pemkab Pasuruan mendirikan rumah sakit di Purwosari atau Purwodadi. Warga sekitar sangat membutuhkan layanan kesehatan,” jelas Trilaksono Adi.

Legislator Fraksi Golkar ini menambahkan, pendirian rumah sakit di wilayah selatan memang sudah sangat mendesak. Sebab, selama ini, banyak warga Kabupaten Pasuruan di wilayah Purwosari, Purwodadi, Tutur, Wonorejo, hingga Tosari yang berobat ke RSUD di Lawang.

Menurut data persentase pasien, rata-rata 32 persen pasien di RSUD Lawang ternyata berasal dari Kabupaten Pasuruan. Karena itu, dia mendorong Pemkab Pasuruan agar segera mendirikan rumah sakit di wilayah Purwosari atau Purwodadi. Miminal RS tipe D.

”Agar masyarakat tidak lagi harus ke Lawang. Karena kan di sana belum ada,” sambung dia.

Memang, lanjut dia, pembangunan RS baru membutuhkan dana yang tidak sedikit. Namun, dia yakin. Jika Pemkab Pasuruan memiliki niat, hal itu bisa direalisasikan. Dengan begitu, warga Kabupaten Pasuruan tak lagi harus jauh ke Lawang untuk berobat.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasuruan Ani Latifa belum memberikan keterangan berkaitan dengan usulan tersebut. Saat dikonfirmasi melalui ponselnya, yang bersangkutan belum menjawab. (one/far) Editor : Ronald Fernando
#rsud kabupaten pasuruan #dprd kabupaten pasuruan #pemkab pasuruan